ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “A” DI PMB HJ. ERNA WENA, Amd.Keb KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2024

Penulis

  • Hasani Silfianti Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Chyka Febria Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Kartika Mariyona Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Kata Kunci:

Kehamilan, persalinan, BBL, nifass

Abstrak

Asuhan Komprehensif yaitu manajemen kebidanan yang mulai dari ibu hamil, bersalin, sampai bayi baru lahir sehingga persalinan dapat berlangsung dengan aman dan bayi yang dilahirkan selamat dan sehat sampai dengan masa nifas, Continuity Of Care (COC) adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus menerus antara seorang wanita dan bidan. Menurut WHO Angka Kematian Ibu meningkat dari tahun 2020 sampai tahun 2023 sebanyak 4.129 jiwa kematian dengan penyebab kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklamapsia dan eklampsia), perdarahan, infeksi postpartum, dan aborsi yang tidak aman. AKB adalah jumlah kematian bayi usia 0-11 bulan yang dinyatakan dalam 1000 kelahiran hidup, angka kematian bayi menurut WHO tahun 2023 mencapai 29.945 jiwa di Indonesia. Salah satu penyebab kematian bayi adalah Berat Badan Lahir Rendah. Metode yang dilakukan pendekatan studi kasus manajemen asuhan kebidanan yang terdiri dari tujuh langkah Varney yaitu : pengumpulan data, interpretasi data dasar, diagnosa potensial, tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa selama kehamilan, persalinan, nifas dan BBL tidak ada komplikasi pada ibu maupun bayi. Asuhan Komprehensif telah diberikan dari Usia Kehamilan 28-29 minggu, bersalin, nifas dan BBL dengan manajemen kebidanan Varney dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP dengan melakukan pengumpulan data subjektif dan objektif yang telah dilakukan

Comprehensive Care is midwifery management starting from pregnant women, giving birth, to newborns so that childbirth can take place safely and the baby born is safe and healthy until the postpartum period, Continuity Of Care (COC) is a service that is achieved when a continuous relationship is established between a woman and a midwife. According to WHO, the Maternal Mortality Rate increased from 2020 to 2023 by 4,129 deaths with the causes of maternal death being high blood pressure during pregnancy (pre-eclampsia and eclampsia), bleeding, postpartum infection, and unsafe abortion. IMR is the number of infant deaths aged 0-11 months stated in 1000 live births, the infant mortality rate according to WHO in 2023 reached 29,945 people in Indonesia. One of the causes of infant death is Low Birth Weight. The method used is a case study approach to midwifery care management consisting of seven Varney steps, namely: data collection, basic data interpretation, potential diagnosis, immediate action, planning, implementation and evaluation. The results of the study showed that during pregnancy, childbirth, postpartum and BBL there were no complications in the mother or baby. Comprehensive care has been provided from 28-29 weeks of pregnancy, childbirth, postpartum and BBL with Varney midwifery management and documented in the form of SOAP by collecting subjective and objective data that has been carried out

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-25