PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM BATIK DI KECAMATAN PELAYANGAN

Penulis

  • Putri Zahratuddinia Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • G.W.I. Awal Habibah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Mohammad Orinaldi Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Kata Kunci:

Literasi Keuangan, Kinerja Keuangan, UMKM Batik

Abstrak

UMKM batik memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan secara efektif. Kecamatan Pelayangan, sebagai sentra UMKM batik di Kota Jambi, menjadi lokasi penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap peningkatan kinerja keuangan UMKM batik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap pemilik, pengelola, dan karyawan UMKM batik. Populasi dalam penelitian ini adalah owner usaha batik, owner sekaligus pengelola, pengelola dan karyawan di Kecamatan Pelayangan yang berjumlah 40 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik total sampling.  Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, serta uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja keuangan UMKM batik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung sebesar 11,439 > ttabel 1,68488 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 29,8% menunjukkan bahwa variasi peningkatan kinerja keuangan UMKM batik dapat dijelaskan oleh literasi keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan yang baik dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha, khususnya dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan keberlanjutan bisnis UMKM batik di Kecamatan Pelayangan.

Batik MSMEs play an important role in the local economy, but many of them face challenges in managing their finances effectively. Pelayangan District, as a center for batik MSMEs in Jambi City, was chosen as the location for this research, which aims to analyze the influence of financial literacy on improving the financial performance of batik MSMEs. This research uses a quantitative descriptive method with a survey approach involving owners, managers, and employees of batik MSMEs. The population in this study consists of batik business owners, owner-managers, managers, and employees in Pelayangan District, totaling 40 individuals. The sampling technique used in this study is total sampling. Data was collected through questionnaires and analyzed using classical assumption tests, simple linear regression analysis, and hypothesis testing with the help of the SPSS program.  The results of the study show that financial literacy has a positive and significant effect on improving the financial performance of batik MSMEs. This is evidenced by the value of t-count (11.439) > t-table (1.68488) and a significance value of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) of 29.8% indicates that the variation in the improvement of financial performance in batik MSMEs can be explained by financial literacy. The study concludes that good financial literacy can enhance business management effectiveness, particularly in planning, decision-making, and the sustainability of batik MSMEs in Pelayangan District.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31