KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI PILAR KEHIDUPAN TARUNA
Kata Kunci:
Pancasila, pendidikan ketarunaan, nilai-nilai, kepemimpinanAbstrak
Pada pola hidup ketarunaan, Pancasila dijadikan sebagai pilar hidup taruna, yang sudah terlebih dahulu dijadikan sebagai ideologi bangsa indonesia. Dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa meskipun pola hidup taruna membuat taruna disiplin, Pancasila tetap relevan dan berfungsi sebagai pilar hidup taruna. Nilai-nilai inti dari Pancasila seperti, persatuan, sopan santun, toleransi dan keadilan sosial dapat diintegrasikan ke dalam pilar hidup taruna. Peran pancasila tersebut bersifat vital yang mempersatukan taruna dengan dasar persatuan yang mutlak. Tidak hanya itu Pancasila juga berperan dalam menjadikan setiap taruna agar dapat menjadi pemimpin yang memiliki moral dan karakter yang kuat untuk membangun negeri ini. Kesimpulannya, Pancasila memiliki kedudukan yang kuat sebagai pilar hidup taruna, dengan komitmen bersama diperlukan untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus diterapkan di sebagai pilar kehidupan taruna.
In the cadet lifestyle, Pancasila is used as a pillar of cadet life, which has previously been used as the ideology of the Indonesian nation. With research results showing that even though the cadet lifestyle makes cadets disciplined, Pancasila remains relevant and functions as a pillar of cadet life. The core values of Pancasila such as unity, courtesy, tolerance and social justice can be integrated into the pillars of cadet life. The role of Pancasila is vital in uniting cadets on the basis of absolute unity. Not only that, Pancasila also plays a role in making every cadet become a leader who has strong morals and character to develop this country. In conclusion, Pancasila has a strong position as a pillar of cadet life, with joint commitment needed to ensure that Pancasila values continue to be implemented as a pillar of cadet life.




