ANALISIS NERACA PENATAGUNAAN TANAH DI WILAYAH KOTABARU DARAT
Kata Kunci:
Perubahan Tutupan Lahan, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kesesuaian Pola RuangAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan secara temporal, mengevaluasi kesesuaian antara pola ruang yang direncanakan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan kondisi tutupan lahan yang ada, serta memproyeksikan kebutuhan lahan pemukiman dan ketersediaan tanah di Kabupaten Kotabaru. Analisis dilakukan dengan menggunakan data deret waktu tutupan lahan yang disediakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta data shapefile (shp) yang merepresentasikan pola ruang RTRW. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dinamika penggunaan lahan dari tahun ke tahun, mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian antara perencanaan tata ruang dan realitas lapangan, serta menyediakan informasi penting untuk perencanaan dan pengelolaan lahan yang lebih efektif di masa depan. Temuan ini juga dapat berkontribusi dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengembangan wilayah, pengelolaan sumber daya alam, serta perumusan kebijakan terkait tata ruang dan pemanfaatan lahan yang berkelanjutan.
This study aims to identify changes in land cover over time, evaluate the alignment between the spatial patterns outlined in the Regional Spatial Plan (RTRW) and the actual land cover, and project the future needs for residential land and the availability of land resources in Kotabaru Regency. The analysis utilizes time-series land cover data provided by the Ministry of Environment and Forestry, as well as shapefile (shp) data representing the spatial patterns of the RTRW. The findings of this research are expected to provide insights into the dynamics of land use changes over the years, identify potential mismatches between spatial planning and on-ground realities, and offer essential information for more effective future land use planning and management. Additionally, these results may contribute to strategic decision-making related to regional development, natural resource management, and the formulation of policies for sustainable land use and spatial planning.




