PENINGKATAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN MELALUI PERUBAHAN STRATEGI USAHA UNTUK KINERJA, DAERAH KABUPATEN BEKASI

Penulis

  • Etty Zuliawati Zed Universitas Pelita Bangsa
  • Adilla Nastya Masaki Universitas Pelita Bangsa

Kata Kunci:

UKM, Kinerja, Pengembangan Kompetensi, Strategi Usaha

Abstrak

Banyak permasalahan yang terus menghambat pertumbuhan usaha kecil dan mikro di Indonesia, namun uang selalu menjadi akar permasalahannya. Kenyataannya, fenomena di sektor ini tidak menunjukkan hal tersebut; sebaliknya, permasalahan pemberdayaan, persaingan, pendidikan, dan dorongan kewirausahaan perlu ditangani dengan penekanan pada pengembangan kewirausahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi wirausaha dengan mengubah strategi bisnis menuju kinerja berkelanjutan, sehingga mendorong eksistensi perusahaan kecil dan mikro secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini juga didasarkan pada makalah Dajani (2013) mengenai pemberdayaan perempuan pengusaha migran Timur Tengah. Temuan penelitian ini menyarankan agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai dampak kewirausahaan terhadap pembangunan ekonomi seluruh masyarakat. Metode: Untuk mendukung temuan analisis deskriptif, digunakan analisis deskriptif kuantitatif. Secara khusus analisis frekuensi digunakan untuk memastikan jawaban responden terhadap kuesioner yang diberikan kepada 110 responden perusahaan. Temuan penelitian ini menunjukkan masih adanya kebutuhan akan perlindungan bagi pemilik usaha kecil, khususnya yang berbentuk organisasi. Temuan analisis kuantitatif menunjukkan kinerja pelaku usaha kecil dan mikro sebagian besar masih stagnan. Hal ini disebabkan kompetensi pelaku usaha masih dinilai kurang padahal strategi bisnis tetap diutamakan untuk mendongkrak kinerja usaha. Oleh karena itu, agar pelaku usaha kecil dan mikro dapat bertahan diperlukan strategi usaha yang berkelanjutan, hal ini dicapai dengan meningkatkan kompetensi para pelaku dalam berwirausaha.

Numerous issues continue to impede the growth of small and microbusiness in Indonesia, but money is always the root cause. In actuality, the phenomena in the sector do not demonstrate this; instead, issues with empowerment, competition, education, and entrepreneurial drive need to be addressed with an emphasis on entrepreneurial development. The purpose of this research was to improve the competency of entrepreneurs by altering business strategies for sustainable performance, hence promoting the existence of small and micro companies in a sustainable manner. Aside from that, this study is based on a paper by Dajani (2013) regarding the Middle Eastern migrant women entrepreneurs' empowerment. The research findings suggest that more investigation into the effects of entrepreneurship on the economic development of the entire society. Method: In order to support the findings of the descriptive analysis, quantitative descriptive analysis was used. Specifically, frequency analysis was used to ascertain the respondents' answers to the questionnaire given to 110 company respondents. The study's findings demonstrate the continued need for protection for small business owners, particularly in the form of organizations. The quantitative analysis's findings demonstrate that small and microbusiness actors' performance is still mostly stagnant. This is because business actors' competence is still perceived as deficient, despite the fact that business strategy is given priority in order to boost business performance. Therefore, in order for small and microbusiness operators to survive, a sustainable enterprise strategy is required, and this is achieved by raising the competency of The actors' capacity for entrepreneurship.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30