PENGARUH PROGRAM KESEJAHTERAAN DAN KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN
(STUDI PADA PT. PERMATA HIJAU SAWIT)
Kata Kunci:
Program Kesejahteraan, Komunikasi Organisasi, SemangatAbstrak
Perusahaan akan mempertahankan karyawan yang memiliki semangat kerja yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh karena karyawan yang memiliki semangat kerja akan berkontribusi dan terlibat aktif dalam kemajuan perusahaan. Program kesejahteraan dan komunikasi organisasi diduga menjadi faktor yang memiliki pengaruh terhadap semangat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh program kesejahteraan dan komunikasi organisasi terhadap semangat kerja karyawan (studi pada PT. Permata Hijau Sawit Medan). Pengaruh antara program kesejahteraan dan komunikasi organisasi tersebut akan dianalisis secara parsial dan secara simultan terhadap semangat kerja karyawan. Bentuk penelitian yang digunakan untuk penelitian ini, yaitu kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik sampel jenuh dan menggunakan 40 responden sebagai sampel. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel program kesejahteraan (X1) dan komunikasi organisasi (X2) berpengaruh signifikan dengan semangat kerja karyawan. Variabel program kesejahteraan dan komunikasi organisasi secara simultan memperngaruhisemangat kerja karyawan (Y) dengan nilai R sebesar 0,955 melalui nilai adjusted R square diketahui variabel program kesejahteraan dan komunikasi organisasi berkontribusi sebesar 91,2% terhadap semangat kerja karyawan sedangkan 8,8% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
The company will retain employees who have high work morale. This is because employees who have work enthusiasm will contribute and be actively involved in the company's progress. Welfare programs and organizational communication arethought to be factors that have an influence on work morale. This research aims to analyze the influence of welfare programs and organizational communication on employee morale (study at PT. Permata Hijau Sawit Medan). The influence of the welfare program and organizational communication will be analyzed partially and simultaneously on employee morale. The form of research used for this research is quantitative with an associative approach. Sampling was carried out using a saturated sampling technique and used 40 respondents as samples. The results of the research conducted show that the welfare program variables (X1) and organizational communication (X2) have a significant effect on employee morale. The welfare program and organizational communication variables simultaneouslyinfluence employee morale (Y) with an R value of 0.955. Through the adjusted R square value, it is known that the welfare program and organizational communication variables contribute 91.2% to employee morale while 8.8% is influenced by the variables other.




