MENYEIMBANGKAN KEKUATAN DAN PRINSIP: KOMUNIKASI ETIS DALAM ARENA POLITIK INTERNASIONAL
Kata Kunci:
Komunikasi Etis, Prinsip, Hak Asasi Manusia, Transparansi, KeadilanAbstrak
Komunikasi etis dalam politik internasional merupakan pembahasan yang penting, dimana kekuatan dan prinsip seringkali berada dalam ketegangan. Di era globalisasi yang semakin kompleks, aktor politik harus menyeimbangkan kepentingan nasional dengan nilai-nilai universal seperti keadilan, hak asasi manusia, dan transparansi. Komunikasi etis tidak hanya berfungsi sebagai alat diplomasi tetapi juga sebagai landasan untuk membangun kepercayaan dan kerjasama internasional yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus untuk menganalisis praktik komunikasi etis dalam berbagai konteks politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar, penerapan komunikasi etis dapat meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan luar negeri.
Ethical communication in international politics is an important discussion, where power and principle are often in tension. In an era of increasingly complex globalization, political actors must balance national interests with universal values such as justice, human rights and transparency. Ethical communication not only serves as a diplomatic tool but also as a foundation for building trust and sustainable international cooperation. This research uses qualitative methods with case studies to analyze ethical communication practices in various political contexts. The research results show that although the challenges faced are quite large, the application of ethical communication can increase the legitimacy and effectiveness of foreign policy.




