IMPLIKASI KALINDAQDAQ SEBAGAI PROTECT BAHASA MANDAR TERHADAP PENGARUH GLOBALISASI PADA KALANGAN GENERASI MUDA DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Kata Kunci:
Implikasi, Kalindaqdaq, Bahasa MandarAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pentingnya implikasi kalindaqdaq sebagai protect bahasa Mandar terhadap pengaruh globalisasi pada kalangan generasi muda. Permasalahan pembelajaran sejarah yang saat ini dialami sangat beragam antara lain kurangnya kemampuan berfikir sejarah dalam proses pembelajaran sejarah. Kalindaqdaq merupakan aktivitas menggali sesuatu yang ada dalam dada dan kemudian disampaikan melalui lantunan kata yang baik dan indah. Kalindaqdaq merupakan karya sastra puisi berbahasa Mandar yang memiliki aturan didalamnya yang mencakup jumlah baris kalimat dalam tiap bait dan jumlah dalam tiap bait serta memiliki irama yang tetap. Secara terminologi, kalindaqdaq merupakan ungkapan kata yang berupa pesan atau nasehat yang penuh makna yang berasal dari orang tua atau leluhur. Bahasa Mandar perlu dipelihara dan terus dikembangkan agar keberadaannya tetap terjaga sebagai alat komunikasi dan pendukung kebudayaan warga masyarakat pemakainya. Bahasa Mandar merupakan bahasa daerah yang harus terus dilestarikan karena dengan melihat data-data yang ada bahasa Mandar merupakan bahasa daerah yang terancam kepunahannya. Namun, bagaimana bahasa Mandar agar terus bisa dilestarikan dan tetap eksis di masa yang akan datang, ini semua bergantung dari generasi muda penutur asli bahasa Mandar tersebut. Bahasa daerah juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter manusia. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi pada umumnya digunakan untuk memperoleh data yang menyeluruh, deskripsi yang kaya dalam rangka mendapatkan cara pandang pemilik kebudayaan, dimana penelitian ini ditujukan untuk mengkaji suatu kebudayaan dengan masyarakat pendukung suku Mandar mengenai upaya melindungi bahasa daerah dan kebudayaan lokal berupa syair kalindaqdaq dari pengaruh globalisasi.
This article aims to explain the important implications of kalindaqdaq as protecting the Mandar language against the influence of globalization on the younger generation. The problems currently being experienced in history learning are very diverse, including a lack of historical thinking skills in the history learning process. Kalindaqdaq is the activity of exploring something that is in the chest and then conveying it through the chanting of good and beautiful words. Kalindaqdaq is a literary work of poetry in the Mandarin language which has rules in it which include the number of lines (lines) of sentences in each stanza and the number in each stanza and has a fixed rhythm. In terms of terminology, kalindaqdaq is an expression of words in the form of a message or advice full of meaning that comes from parents or ancestors. The Mandar language needs to be maintained and continuously developed so that its existence is maintained as a means of communication and supporting the culture of the people who use it. Mandar is a regional language that must continue to be preserved because looking at existing data, Mandar is a regional language that is threatened with extinction. However, how the Mandar language can continue to be preserved and continue to exist in the future, this all depends on the younger generation of native Mandar speakers. Regional languages also have an important role in shaping human character. The research method used is qualitative research with an ethnographic approach. Qualitative methods with an ethnographic approach are generally used to obtain comprehensive data, rich descriptions in order to obtain the perspective of cultural owners, where this research is aimed at studying a culture with the supporting community of the Mandar tribe regarding efforts to protect regional languages and local culture in the form of Kalindaqdaq poetry from influence of globalization.




