PERSPEKTIF GENERASI MUDA TERHADAP MAKANAN DAN MINUMAN TANPA LOGO HALAL DENGAN MEMPERTIMBANGKAN NILAI-NILAI KEISLAMAN
Kata Kunci:
Makanan, Minuman, Halal, KeislamanAbstrak
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk mayoritas beragama islam. Berdasarkan jumlah populasi penduduk, Indonesia berada di posisi pertama dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia. Hal ini berkaitan dengan tersedianya logo halal pada kemasan makanan, minuman, restaurant dan obat-obatan untuk menjamin kehalalan produk. Halal yang berarti diperbolehkan dan haram yang berarti tidak diperbolehkan atau dilarang menurut hukum Islam. Dengan adanya sertifikat halal dapat memberikan kepercayaan kepada konsumen dalam mengkonsumsi suatu produk. Kesadaran halal menjadi salah satu indikator bagi konsumen muslim untuk mengetahui produk halal dalam aspek proses pemotongan, pengemasan, dan kebersihan makanan yang diatur oleh kaidah Islam menunjukan pemahaman mereka.
Indonesia is a country that has a majority Muslim population. According to RISSC, the Muslim population in Indonesia will reach 240.62 million people in 2023. Based on the population, Indonesia is in first place with the largest Muslim population in the world. This relates to the availability of halal logos on food, beverage, restaurant and medicine packaging to guarantee the halalness of products. Halal which means permitted and haram which means not permitted or prohibited according to Islamic law. Having a halal certificate can give consumers confidence in consuming a product. Halal awareness is the level of insight of Muslim consumers to know halal products in the aspects of the cutting, packaging and food hygiene processes regulated by Islamic rules, showing their understanding.




