ANALISIS HAMBATAN DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI SMA NEGERI 8 MEDAN
Kata Kunci:
Teknologi Informasi, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan, Layanan BKAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi dalam pemanfaatan teknologi informasi (TI) dalam layanan bimbingan dan konseling (BK) di SMA Negeri 8 Medan, serta mengidentifikasi solusi dan strategi untuk mengoptimalkan penggunaan TI dalam meningkatkan kualitas layanan BK. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan seorang guru BK yang aktif bekerja di SMA Negeri 8 Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TI dalam pelayanan BK telah dimanfaatkan, namun belum optimal. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya kompetensi guru dalam menggunakan perangkat lunak dan keras, serta kesibukan guru yang menghambat integrasi TI dalam layanan BK. Selain itu, masalah privasi dan keamanan data siswa juga menjadi perhatian. Ditemukan bahwa penggunaan aplikasi seperti WhatsApp, Zoom, dan Google Classroom meningkat selama pandemi COVID-19 untuk layanan BK jarak jauh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas layanan BK dengan TI, diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan bagi guru, serta perhatian khusus terhadap perlindungan data siswa. Rekomendasi praktis diberikan kepada pemangku kepentingan pendidikan untuk mengintegrasikan TI secara efektif dalam layanan BK guna memenuhi tuntutan standar layanan yang responsif terhadap perubahan global
This study aims to analyze the problems faced in the use of information technology (IT) in guidance and counseling (BK) services at SMA Negeri 8 Medan, as well as to identify solutions and strategies to optimize the use of IT in improving the quality of BK services. Using a descriptive qualitative method, data were collected through direct interviews with a counseling teacher actively working at SMA Negeri 8 Medan. The results showed that the application of IT in counseling services has been utilized, but not optimally. The main challenges faced include limited technological infrastructure, lack of teacher competence in using software and hardware, and teachers' busy schedules that hinder the integration of IT in counseling services. In addition, the issue of student data privacy and security is also a concern. It was found that the use of apps such as WhatsApp, Zoom and Google Classroom increased during the COVID-19 pandemic for remote counseling services. This study concludes that to improve the effectiveness of IT-enabled counseling services, improvements in technology infrastructure, training for teachers and special attention to student data protection are needed. Practical recommendations are given to education stakeholders to effectively integrate IT in counseling services to meet the demands of service standards that are responsive to global changes




