TINJAUAN TENTANG SEPAK TERJANG PEMBENTUKAN AL-QAEDA

(Menurut As’ad Said Ali)

Penulis

  • Afandy Rettob Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nur Rochim Maksum Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kata Kunci:

Tinjauan Tentang Sepak Terjang Pembentukan Al-Qaeda

Abstrak

Sepak Terjang dan Cikal bakal Al-Qaeda dapat ditelusuri dari sebuah pertemuan di pashawar bulan Agustus 1998. Pertemuan ini diikuti oleh Abdullah Azzam , Osama bin Laden, Ayman Az-Zawahiri , Sayyid Imam asya-Syarif dan beberapa eksponen mujahidin lainnya. Agenda pembicaraannya menyangkut masa depan gerakan jihad pasca kekalahan Uni Soviet yang sudah di depan mata. Berkaca dari pengalaman Afganistan dan fenomena Maktab yang bisa mendatangkan sukarelawan dari berbagai negara, mereka berkomitmen untuk meningkatkan sukarelawan dari berbagai negara, mereka berkomitmen untuk meningkatkan gerakan jihad. Tidak hanya pada level nasional, melainkan seharusnya digalang secara transnasional. Pembentukan Al-Qaeda berlangsung pada 23 Pebruari 1998 dalm sebuah pertemuan dikamp Khost, Kandahar. Dalam pertemuan ini berkumpul seluruh jaringan yang selama ini berhubungan dngan Osama. Jaringan itu berasal dari Pakistan, Kashmir, Bangladesh dan Mesir. Pertemuan itu menjadi bersejarah karena dihadiri Ayaman az-Zawahiri, pemimpin Jamaah Jihad Mesir, salah satu jaringan jihad yang sudah lama bertahan. Boleh dikatakan, pertemuan itu menjadi titik temu penting antara jaringan Osama dengan jaringan Jamaah Jihad. Dari pertemuan itu dirumuskan bahwa gerakan jihad yang hendak dibangun adalah dalam kerangka memerangi Yahudi dan kekuatan salib di manapun dan kapanpun berada.

The actions and orgins of Al-Qaeda can be traced to a meeting in pashawar in August 1998. This meeting was attended by Abdullah Azzam, Osama bin Laden, Azyman Az-Zawahiri, Sayyid Imam Asha-Syarif and several other mujahidden exponents. The discussion agenda concerned the future of the jihad movement after the defeat of the Soviet Union which was in sight. Reflecting on the experience of Afganistan and the Maktab phenomenon which can bring in volunteers from various countries, they are committed to increasing the jihad movement. Not only at the notional level, but should be raised transnatonally. The formation of Al-Qaeda took place of february 23, 1998 at a metting in the khost camp, kandahar. In this metting,, the entire network that had been in contact with Osama gathered. The network originates from Pakistan, Kashmir, Bangladesh and Egypt. The metting point between Osama’s network and the jihad congregations’s network. From that metting it was formulated that the jihad movement thad would be built was within the framework of fighting jews and the forces of the cross wherever they were.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-21