PENINGKATAN PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP IMPLEMENTASI MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION

Penulis

  • Baiq Nina Ayu Universitas Hamzanwadi
  • Laela Nurul Fitri Universitas Hamzanwadi
  • Kurnia Wahyuli Universitas Hamzanwadi
  • Yosa Lina Marsya Andini Universitas Hamzanwadi
  • Junaidi Universitas Hamzanwadi
  • Hartati Aulia Universitas Hamzanwadi
  • Nia Aspari Universitas Hamzanwadi
  • Wardatul Jannah Universitas Hamzanwadi
  • D. Cantika Rismadi Universitas Hamzanwadi
  • M. Abdul Lathif Universitas Hamzanwadi
  • Fitri Aulia Universitas Hamzanwadi

Kata Kunci:

Manajemen BK, Pengembangan Program BK, Layanan BK, Sekolah, Peluang Dan Tantangan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen dan pengembangan program Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah serta mengidentifikasi berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif di SMP Negeri 1 Sakra. Teknik pengumpulan data dilakukanmelaluiwawancaramendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputikondensasi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen program BK telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan tindaklanjut. Peluang pengembangan program BK didukung oleh kebijakan kurikulum, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya kesadaran stake holder terhadap pentingnya layanan BK. Namun demikian, terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, rasio guru BK dan pesertadidik yang belum ideal, serta rendahnya dukungan sarana dan prasarana. Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar dalam penguatan tata kelola dan inovasi program BK di sekolah

This study aims to describe the implementation of management and development of the Guidance and Counseling (BK) program in schools, as well as to identify various opportunities and challenges encountered in its implementation. The research used a qualitative method at SMP Negeri 1 Sakra. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observation, and document study. Data analysis employed the interactive model by Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The findings show that the implementation of BK program management has been carried out through the stages of planning, organizing, implementation, evaluation, and follow-up. Opportunities for developing the BK program are supported by curriculum policies, the advancement of information technology, and increased stakeholder awareness of the importance of BK services. However, there are several challenges such as limited human resources, a student-to-counselor ratio that is not yet ideal, and low support for facilities and infrastructure. The findings of this study can serve as a basis for strengthening governance and innovation of the BK program in schools

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30