STRATEGI PEMBELAJARAN IPS BERBASIS CRITICAL LITERACY UNTUK MELAWAN HOAKS DI MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z

Penulis

  • Aura Zakia Musyakirah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Annisa Khosiya Robbah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Zalda Maulidia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Alfiah Abdillah Solehah Wati UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Mochammad Noviadi Nugroho UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Kata Kunci:

Critical Literacy, Pembelajaran IPS, Hoaks, Media Sosial, Generasi Z

Abstrak

Perkembangan media sosial yang pesat pada era digital telah menempatkan Generasi Z sebagai kelompok yang tumbuh bersama teknologi pada posisi rentan terhadap terpaan hoaks, disinformasi, dan misinformasi. Kondisi ini menuntut penguatan kemampuan berpikir kritis melalui jalur pendidikan formal, khususnya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang secara substantif memuat kajian tentang masyarakat, media, dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep critical literacy dalam pembelajaran IPS, mengidentifikasi bentuk-bentuk hoaks yang menyasar Generasi Z di media sosial, serta merumuskan strategi pembelajaran IPS berbasis critical literacy yang efektif untuk melawan hoaks. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (Systematic Literature Review) dengan menelusuri artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan melalui basis data Google Scholar, SINTA, dan ResearchGate pada rentang tahun 2018–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran IPS berbasis critical literacy—mencakup pendekatan Problem-Based Learning, inkuiri terbimbing, analisis wacana kritis, dan simulasi verifikasi fakta—dinilai efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam mengevaluasi sumber, mengenali bias, dan membedakan fakta dari opini. Meskipun demikian, penerapannya masih dihadapkan pada tantangan berupa keterbatasan kompetensi digital guru, minimnya alokasi waktu kurikulum, serta kesenjangan literasi antarsiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi critical literacy ke dalam pembelajaran IPS merupakan langkah strategis dan mendesak untuk membentuk generasi yang tangguh secara informasi (information-resilient) di tengah derasnya arus disinformasi digital.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30