PENERAPAN FINGERHOLD TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI LUKA JAHITAN PADA IBU POST SC

Penulis

  • Nida Dusturia ITSK RS dr. Seopraoen Malang
  • Raden Maria Veronika Widiatrilupi ITSK RS dr. Seopraoen Malang

Kata Kunci:

Fingerhold, Nyeri, Post SC

Abstrak

Pendahuluan: Nyeri luka jahitan pasca sectio caesarea (SC) merupakan masalah utama yang sering mengganggu mobilisasi dini, memperlambat penyembuhan luka, dan meningkatkan kecemasan ibu. Salah satu teknik nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah fingerhold. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh teknik fingerhold terhadap penurunan intensitas nyeri luka jahitan pada ibu post SC. Metode: Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre–post test. Sampel berjumlah 30 ibu post SC yang dirawat di praktik mandiri bidan Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, periode September-Oktober 2025. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS) dan SOP fingerhold. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 21 responden (70%), dan 9 responden (30%) mengalami nyeri ringan. Setelah intervensi fingerhold, seluruh responden (100%) mengalami penurunan nyeri menjadi kategori nyeri ringan. Analisis Wilcoxon menunjukkan nilai z = -5.260; p = 0.000 (p < 0.05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Diskusi: Teknik fingerhold efektif menurunkan nyeri melalui mekanisme gate control theory, di mana stimulasi sensorik non-nociceptif pada jari dapat menghambat transmisi impuls nyeri di medula spinalis. Selain itu, fingerhold memberikan efek relaksasi yang menurunkan kecemasan dan meningkatkan kontrol diri pasien. Temuan ini konsisten dengan beberapa penelitian sebelumnya yang membuktikan efektivitas fingerhold dalam menurunkan nyeri dan kecemasan pada pasien pasca SC maupun kondisi bedah lainnya.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-22