FUNGSI KONSUMSI RUMAH TANGGA: ANALISIS PENDAPATAN DAN AVERAGE PROPENSITY TO CONSUME (APC)

Penulis

  • Tutut Irma Ningrum Universitas Batanghari
  • Zaskia Salsabila Universitas Batanghari

Kata Kunci:

Konsumsi Rumah Tangga, Pendapatan, APC, Fungsi Konsumsi, Ekonomi Makro

Abstrak

Yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Perubahan tingkat konsumsi masyarakat sangat dipengaruhi oleh pendapatan yang diterima, sehingga analisis terhadap fungsi konsumsi menjadi krusial dalam kajian ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan terhadap konsumsi rumah tangga serta mengkaji nilai Average Propensity to Consume (APC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang digunakan meliputi regresi linear sederhana untuk menguji Konsumsi rumah tangga merupakan komponen utama dalam Produk Domestik Bruto (PDB) hubungan antara pendapatan dan konsumsi, serta analisis deskriptif untuk menghitung dan menginterpretasikan nilai APC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah tangga. Selain itu, nilai APC ditemukan cenderung menurun seiring dengan meningkatnya tingkat pendapatan, yang sejalan dengan teori konsumsi Keynes. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat dengan pendapatan lebih tinggi memiliki kecenderungan untuk menabung lebih besar dibandingkan dengan konsumsi. Dengan demikian, pola perilaku konsumsi masyarakat mencerminkan adanya hubungan sistematis antara pendapatan dan proporsi konsumsi.

Household consumption is a primary component of Gross Domestic Product (GDP) and plays a crucial role in driving economic growth. Variations in consumption levels are largely influenced by income, making the analysis of the consumption function essential in macroeconomic studies. This study aims to examine the effect of income on household consumption and to analyze the value of the Average Propensity to Consume (APC). A quantitative approach is employed using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The analytical methods include simple linear regression to assess the relationship between income and consumption, along with descriptive analysis to calculate and interpret APC values. The results indicate that income has a positive and statistically significant effect on household consumption. Furthermore, the APC tends to decline as income increases, which is consistent with Keynesian consumption theory. This finding suggests that higher-income households allocate a larger proportion of their income to savings rather than consumption. In conclusion, household consumption behavior reflects a systematic relationship between income levels and consumption proportions.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29