PENGARUH EDUKASI BENCANA BANJIR TERHADAP KESIAPSIAGAAN REMAJA DI SMP NEGERI 9 BITUNG

Penulis

  • Rahmat Hidayat Djalil Universitas Muhammadiyah Manado
  • Ismawati Universitas Muhammadiyah Manado
  • Nurhayati Lahunduitang Universitas Muhammadiyah Manado

Kata Kunci:

Edukasi, Banjir, Kesiapsiagaan, Remaja

Abstrak

Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan dapat menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat, termasuk pada lingkungan sekolah. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap bencana sehingga perlu memiliki kesiapsiagaan yang baik agar mampu melakukan tindakan yang tepat ketika terjadi bencana. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan tersebut adalah melalui pemberian edukasi kebencanaan. Edukasi bencana banjir diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesiapan remaja dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir di lingkungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi bencana banjir terhadap kesiapsiagaan remaja di SMP Negeri 9 Bitung. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian sebanyak 20 siswa kelas IX Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kesiapsiagaan yang terdiri dari 13 item pertanyaan dengan skala Guttman.Edukasi diberikan menggunakan media power point dan leaflet dengan durasi 45-60 menit. Analisis data menggunakan uji McNemar dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 17 responden (85,0%) memiliki tingkat kesiapsiagaan dalam kategori kurang baik dan 3 responden (15%) memiliki kesiapsiagaan dalam kategori baik.Setelah diberikan edukasi,hasil posttest menunjukan 18 responden (90.0%) memiliki tingkat kesiapsiagaan baik.Uji McNemar menunjukan nilai p = 0,000 (p<0,05) Kesimpulan Terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi bencana banjir terhadap peningkatan kesiapsiagaan remaja di SMP Negeri 9 Bitung. Edukasi kebencanaan penting untuk diberikan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah guna meningkatkan pengetahuan dan kesiapan remaja dalam menghadapi bencana banjir.

Flood disasters are among the most frequent natural hazards in Indonesia and can cause significant impacts, including disruption to school environments. Adolescents are considered a vulnerable group in disaster situations and therefore require adequate preparedness to respond effectively. One strategy to improve preparedness is through disaster education. Flood disaster education is expected to enhance adolescents’ knowledge and readiness in facing potential flood events in their surroundings. The objective of this research was to determine the effect of flood disaster education on adolescent preparedness at SMP Negeri 9 Bitung. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 20 ninth-grade students selected using purposive sampling. Preparedness was measured using a questionnaire comprising 13 items on a Guttman scale. The intervention was delivered through PowerPoint and leaflet media over 45–60 minutes. Data were analyzed using the McNemar test at a significance level of α = 0.05. Results Before the intervention, 17 respondents (85.0%) demonstrated poor preparedness, while 3 respondents (15.0%) showed good preparedness. After the education program, 18 respondents (90.0%) demonstrated good preparedness. Statistical analysis using the McNemar test yielded a ρ-value of 0.000 (ρ < 0.05), indicating a significant effect of flood disaster education on preparedness. Conclusion Flood disaster education significantly improved adolescent preparedness at SMP Negeri 9 Bitung. Continuous disaster education in schools is recommended to strengthen knowledge and readiness among adolescents in facing flood emergencies.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29