ANALISIS PENGARUH GULMA TERHADAP PRODUKSI KELAPA SAWIT

Penulis

  • Purnama Ginting Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
  • Jonery Primsa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
  • Josua Tarigan Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
  • Frenly Pangaribuan Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
  • M Rafli Aditya Gultom Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
  • Faza Alfarisi Harahap Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)

Kata Kunci:

Gulma, Kelapa Sawit, Kehilangan Produksi, Pengendalian Gulma, Pengelolaan Gulma Terpadu, Tanaman Penutup Tanah

Abstrak

Penelitian ini menganalisis pengaruh gulma terhadap produksi kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) melalui kajian komprehensif terhadap penelitian empiris, data agronomis lapangan, dan teori ekologi. Dengan mengacu pada dua puluh lima referensi ilmiah, kajian ini mengungkap bahwa kompetisi gulma secara signifikan menurunkan produksi kelapa sawit melalui mekanisme persaingan hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh, serta interferensi alelopati. Spesies seperti Imperata cylindrica, Mikania micrantha, dan Asystasia gangetica diidentifikasi sebagai gulma paling merugikan secara ekonomi di perkebunan kelapa sawit Indonesia. Pada fase TBM, kehadiran gulma yang tidak terkendali dapat menekan pertumbuhan vegetatif hingga 47% dan menunda panen perdana selama 6–12 bulan. Pada fase TM, kehilangan produksi sebesar 20–40% terdokumentasi pada areal dengan infestasi berat. Pengendalian gulma terpadu yang mengkombinasikan pendekatan mekanis, kimiawi, dan biologis, termasuk tanaman penutup tanah bermanfaat seperti Mucuna bracteata, diidentifikasi sebagai strategi yang paling efektif dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31