OPTIMALISASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS FENOMENA LINGKUNGAN SEKITAR PADA MATERI PELESTARIAN LINGKUNGAN
Kata Kunci:
Pembelajaran Kontekstual, Fenomena Lingkungan Lokal, Berpikir Kritis, Pelestarian Lingkungan, SMAAbstrak
Model pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan fenomena ekologis lokal berupaya mengaitkan materi akademik dengan situasi riil di lingkungan sekitar peserta didik. Pendekatan semacam ini dinilai sangat berdaya guna dalam mendongkrak ketajaman berpikir kritis siswa, terutama pada topik pelestarian lingkungan di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Studi ini mempunyai tujuan untuk menelaah kontribusi model pembelajaran kontekstual berbasis problematika lingkungan setempat terhadap kecakapan berpikir kritis siswa lewat peninjauan literatur. Pendekatan yang diterapkan adalah studi kepustakaan dengan menelaah beragam jurnal ilmiah, buku, serta produk penelitian relevan yang rilis pada rentang tahun 2016 sampai 2025. Hasil penelusuran menunjukkan keterlibatan aktif siswa meningkat, disusul penguatan daya analisis, evaluasi, interpretasi, serta kecakapan menyiasati problem lingkungan. Isu lingkungan di tingkat local seperti pencemaran aliran sungai, tata kelola sampah, bencana banjir, penggundulan hutan, serta dinamika iklim mikro menjadi media edukasi yang efisien bagi pemahaman konseptual siswa. Di samping itu, implementasi strategi ini memberikan impresi belajar yang mendalam sehingga memudahkan siswa menyelaraskan teori konservasi dengan realitas keseharian. Maka dari itu, skema pembelajaran kontekstual yang bersumber pada fenomena lingkungan lokal sangat prospektif diaplikasikan sebagai alternatif inovatif demi memicu nalar kritis siswa SMA.
Contextual instruction integrated with local ecological events bridges academic content with the actual circumstances surrounding students. This method demonstrates strong efficacy in fostering students' critical thinking, particularly within environmental sustainability topics at the high school level. This paper aims to evaluate how a contextual instruction framework using regional environmental issues influences critical thinking capabilities via a systematic literature review. Employing a literary analysis method, this study explores various academic journals, books, and related studies published from 2016 to 2025. The findings indicate that contextual pedagogy enhances student participation, nurtures analytical, evaluative, and interpretive capacities, and sharpens ecological problem-solving skills. Regional challenges such as river contamination, waste handling, inundation, deforestation, and localized climate variations serve as potent educational inputs to cultivate conceptual clarity. Executing this framework delivers meaningful learning encounters, enabling students to easily tie conservation theories to everyday routines. Consequently, this contextual methodology utilizing local ecological phenomena stands out as a highly viable approach to elevate critical thinking among secondary school students.




