HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PARTISIPASI PEDAGANG SAYUR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR ANDONOHU KOTA KENDARI

Penulis

  • Siti Rabbani Karimuna Universitas Halu Oleo
  • Sayidatul Anam Universitas Halu Oleo
  • Apriliyah Universitas Halu Oleo
  • Sitti Fadillah Universitas Halu Oleo
  • Fanny Febrianty Wa Ode Universitas Halu Oleo
  • Mirna Wati Universitas Halu Oleo

Kata Kunci:

Pengetahuan, Sikap, Kontribusi Pedagang, Penanganan Limbah, Pasar Tradisional

Abstrak

Sampah menjadi sederet permasalahan lingkungan yang sampai kini telah menjadi tantangan pembangunan kesehatan masyarakat. Beragamnya besaran titik penghasil sampah ialah dari pasar tradisional. Padatnya aktivitas niaga di Pasar Andonohu Kota Kendari memicu tingginya limbah yang menuntut penanganan sistematis. Penelitian dimaksukan mengidentifikasi hubungan pengetahuan disertai sikap pedagang sayur dengan partisipasi pengelolaan sampah Pasar Andonohu Kota Kendari. Penelitian mengintegrasikan metode kuantitatif bersama desain cross sectional. Data dihimpun via kuesioner lalu ditelaah univariat ataupun dari sisi bivariat dengan pemanfaatan uji statistik yang relevan. Temuannya berhasil ditemukan korelasi linier signifikan variabel pengetahuan (p = 0,010) maupun variabel sikap (p = 0,024) terhadap keterlibatan pedagang. Kedalaman informasi ekologis dan cara pandang suportif terbukti memacu pedagang menjaga kebersihan pasar. Dengan demikian, penguatan program edukasi, diseminasi informasi, serta pemenuhan sarana pembuangan yang representatif sangat mendesak dilakukan demi menciptakan ekosistem pasar yang higienis dan berkelanjutan.

Waste is an environmental problem that remains a challenge in public health development. Traditional markets are one significant source of waste. The dense commercial activity at Andonohu ​​Market in Kendari City triggers a high volume of waste, requiring systematic management. This research seeks to investigate how vegetable vendors' knowledge and attitudes relate to their participation in waste management activities at Andonohu Market, Kendari City. This study used a quantitative method with a cross-sectional design. Data were collected via questionnaire and analyzed univariately and bivariately using relevant statistical tests. The results showed a significant linear correlation between knowledge (p = 0.010) and attitude (p = 0.024) and vendor involvement. In-depth ecological information and a supportive perspective have been shown to motivate vendors to maintain market cleanliness. Therefore, strengthening educational programs, disseminating information, and providing adequate waste disposal facilities are urgently needed to create a hygienic and sustainable market ecosystem.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31