MODERNISASI PASAR TRADISONAL: POLITIK EKONOMI RELOKASI ANGSA DUO DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA JAMBI

Penulis

  • Sepriana Sagala Universitas Jambi
  • Paska Wiranto Ginting Universitas Jambi
  • Dedi Hardiyanto Universitas Jambi
  • Dista Fachreza Universitas Jambi

Kata Kunci:

Relokasi Pasar, PAD Kota Jambi, Pasar Angso Duo, Modernisasi

Abstrak

Pasar Angso Duo, yang merupakan pusat perdagangan utama Kota Jambi, telah direlokasi karena kondisi fisik yang buruk dan volume perdagangan yang tinggi. Sistem modernisasi ini dilakukan melalui skema Build, Operate, and Transfer PT Eraguna Bumi Nusa, yang menghasilkan interaksi politik dan ekonomi yang kompleks antara pemerintah, pengembang, dan pedagang. Sejauh mana strategi modernisasi ini benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kota Jambi adalah tujuan penelitian ini. Metode sejarah kritis yang digunakan adalah pendekatan sejarah ekonomi-politik modern yang berpusat pada studi kepustakaan terhadap literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran dari tata kelola ke arah kolaborasi swasta, yang menghasilkan pendataan pedagang yang lebih akurat dan transparansi retribusi. Dengan kenaikan nilai aset dan pajak bumi dan bangunan di wilayah tersebut, sektor parkir dan reklame diproyeksikan menyumbang sekitar 30% pendapatan operasional pasar. Fasilitas yang lebih bersih memperluas segmentasi pelanggan dan meningkatkan omzet, meskipun pedagang menghadapi kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan biaya operasional baru.  Singkatnya, relokasi Pasar Angso Duo bertujuan untuk meningkatkan kemandirian finansial daerah melalui integrasi investasi swasta dan penataan aset publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

As the primary trading hub of Jambi City, Angso Duo Market was relocated due to deteriorating physical conditions and high trade volumes. This modernization system was implemented through a Build, Operate, and Transfer scheme with PT Eraguna Bumi Nusa, resulting in complex political and economic interactions between the government, developers, and traders. The objective of this research is to evaluate the extent to which this modernization strategy contributes to the increase in Jambi City's Regional Original Income (PAD). The critical historical method employed follows a modern economic-political history approach centered on a literature study of academic works. The results indicate a shift from traditional governance toward private collaboration, leading to more accurate trader data and increased revenue transparency. Alongside rising asset values and land and building taxes in the area, the parking and advertising sectors are projected to contribute approximately 30% of the market's operational income. Cleaner facilities have expanded customer segmentation and increased turnover, despite challenges faced by traders in adapting to new operational costs. In summary, the relocation of Angso Duo Market aims to enhance regional financial independence through the integration of private investment and the reorganization of public assets to stimulate economic growth.  Keywords: Market Relocation, Jambi City's PAD, Angso Duo Market, Modernization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30