PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KARAKTER DAN KETERAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN
Kata Kunci:
Instrumen Penilaian, Karakter, Keterampilan Proses, Afektif, PsikomotorikAbstrak
Pendidikan tidak hanya bertujuan mengembangkan kemampuan intelektual peserta didik, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, proses penilaian harus mencakup seluruh aspek perkembangan peserta didik, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Namun, dalam praktiknya, penilaian di sekolah masih lebih banyak berfokus pada aspek kognitif sehingga perkembangan karakter dan keterampilan peserta didik sering kali belum terukur secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk membahas pengembangan instrumen penilaian karakter dan keterampilan proses dalam pembelajaran dengan fokus pada aspek afektif dan psikomotorik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa instrumen penilaian afektif dapat dikembangkan melalui observasi, jurnal sikap, penilaian diri, dan penilaian teman sebaya. Sementara itu, instrumen penilaian psikomotorik dapat dikembangkan melalui rubrik kinerja, penilaian praktik, penilaian proyek, dan penilaian produk. Pengembangan instrumen yang baik akan membantu guru memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai perkembangan karakter dan keterampilan peserta didik sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif.
Education aims not only to develop students' intellectual abilities but also to shape their character and skills necessary for everyday life. Therefore, the assessment process must encompass all aspects of student development, namely cognitive, affective, and psychomotor. However, in practice, assessment in schools still focuses primarily on the cognitive aspect, resulting in the development of students' character and skills often not being optimally measured. This article aims to discuss the development of character and process skills assessment instruments in learning, focusing on the affective and psychomotor aspects. The method used is a literature review, reviewing various relevant literature. The results of the study indicate that affective assessment instruments can be developed through observation, attitude journals, self-assessment, and peer assessment. Meanwhile, psychomotor assessment instruments can be developed through performance rubrics, practical assessments, project assessments, and product assessments. Developing effective instruments will help teachers obtain more accurate information regarding students' character and skill development, thus enabling a more effective learning process.




