DIGITAL PARENTING: STRATEGI UNTUK MENCEGA KECENDERUAN NARSISTIK PADA ANAK USIA DINI

Penulis

  • Maria Sartika Intan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Kata Kunci:

Digital Parenting, Narsistik, Anak Usia Dini

Abstrak

Parenting sebagai strategi untuk meminimalkan kecenderungan narsistik pada anak usia dini akibat paparan teknologi digital menjadi topik yang semakin relevan di era saat ini. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka literature review), studi ini menganalisis data dari berbagai literatur akademik yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir melalui beberapa sumber referensi ilmiah seperti Google Scholar dan Scopus. Digital parenting didefinisikan sebagai bentuk pengawasan, pembatasan, dan pendampingan orang tua dalam mengarahkan aktivitas digital anak. Kecenderungan narsistik pada anak sering kali dipicu oleh penggunaan gadget maupun akses internet yang berlebihan, yang dapat mengganggu perkembangan psikologis dan sosial mereka. Hasil analisis dari berbagai sumber yang didapatkanmenunjukkan bahwa paparan digital yang tidak terkontrol berpotensi meningkatkan perilaku mencari validasi sosial secara berlebihan, menurunkan empati, serta memengaruhi prestasi akademik anak. Sebaliknya, penerapan strategi digital parenting seperti kontrol aktif, pengawasan konten, pembatasan waktu penggunaan gawai, serta pendampingan langsung dapat menekan risiko tersebut. Studi ini juga menemukan bahwa keseimbangan antara aktivitas digital dan interaksi dunia nyata, disertai dengan pola pengasuhan kreatif dan terarah, menjadi faktor kunci dalam mencegah perilaku narsistik sejak dini. Kesimpulannya, digital parenting yang konsisten dan kolaboratif antara orang tua dan pendidik berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak yang sehat secara psikologis, sosial, dan akademik di tengah derasnya arus teknologi digital.

Parenting as a strategy to minimize narcissistic tendencies in young children due to exposure to digital technology is becoming an increasingly relevant topic in today's era. Using a literature review method, this study analyzes data from various academic literature published in recent years through several scientific reference sources such as Google Scholar and Scopus. Digital parenting is defined as the form of supervision, restriction, and guidance provided by parents in directing their children's digital activities. Narcissistic tendencies in children are often triggered by excessive use of gadgets or internet access, which can disrupt their psychological and social development. The results of analyses from various sources indicate that uncontrolled digital exposure has the potential to increase excessive social validation-seeking behavior, reduce empathy, and affect children's academic performance. Conversely, the implementation of digital parenting strategies such as active control, content monitoring, limiting device usage time, and direct supervision can mitigate these risks. This study also found that a balance between digital activities and realworld interactions, combined with creative and purposeful parenting patterns, is a key factor in preventing narcissistic behavior from an early age. In conclusion, consistent and collaborative digital parenting between parents and educators plays a crucial role in supporting children's healthy psychological, social, and academic development amid the rapid advancement of digital technology.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29