ANALISIS KONSUMSI ENERGI LISTRIK PADA KANTOR KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Penulis

  • Noviandi Ifander Universitas Tanjungpura
  • Purwoharjono Universitas Tanjungpura
  • Fitriah Universitas Tanjungpura

Kata Kunci:

Analisis Konsumsi Energi, High Cost, Low Cost, No Cost, Peluang Hemat Energi

Abstrak

Kantor Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Barat yang telah beroperasi pada 14 November 2017, memiliki peran sebagai kegiatan administratif, pengelolaan sumber daya, perencanaan, serta pelaporan penyelenggaraan pemilu di wilayah provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk menghemat penggunaan energi dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik tanpa mengurangi fungsi dan kegunaan dari sistem yang ada, dengan menggunakan metode audit energi rinci, yang dilakukan pada sistem pencahayaan dan tata udara selama satu tahun. Penelitian Peluang Hemat Energi (PHE) yang dilakukan PHE No Cost dengan pengurangan waktu penyalaan dan jumlah lampu pada sistem pencahayaan, pengurangan waktu penyalaan dan jumlah AC pada sistem tata udara, pada PHE Low Cost pememasangan sensor inframerah pada sistem pencahayaan, dan jumlah AC pergantian jenis refrigerant menjadi jenis refrigerant musicool pada sistem tata udara, dan pada PHE High Cost dengan mengganti jenis lampu menjadi LED, dan mengganti unit AC menjadi AC inverter hemat energi. Nilai IKE awal sebelum melakukan PHE rata-rata sebesar 7,863620331 kWh/m2/bulan dengan biaya sebesar Rp183.627.662, setelah dilakukan PHE No Cost pengurangan waktu nyala rata-rata nilai IKE menjadi 7,390585153 kWh/m2/bulan, pada pengurangan jumlah rata-rata nilai IKE menjadi 7,712471616 kWh/m2/bulan dengan penghematan sebesar setelah dilakukan PHE Low Cost nilai IKE rata-rata menjadi 5,337508297 kWh/m2/bulan dengan penghematan sebesar Rp 50.112.267, dan setelah dilakukan PHE High Cost rata-rata nilai IKE menjadi 4,380262009 kWh/m2/bulan dengan penghematan sebesar Rp 81.339.234.

The General Election Commission Office of West Kalimantan Province, operational since November 14, 2017, serves administrative, resource management, planning, and reporting functions for provincial election implementation. This study aims to improve energy efficiency and reduce electricity consumption without compromising system functionality. A detailed energy audit was conducted over one year, focusing on the lighting and air conditioning systems.The study categorized Energy Saving Opportunities (ESO) into three types: No Cost, Low Cost, and High Cost. No Cost ESO included reducing operating hours and the number of lighting and AC units. Low Cost ESO involved installing infrared sensors in the lighting system and replacing AC refrigerants with Musicool. High Cost ESO consisted of replacing conventional lamps with LEDs and standard AC units with inverter types.The initial Energy Consumption Intensity (ECI) averaged 7.864 kWh/m²/month, with a total cost of IDR 183,627,662. After implementing No Cost ESO, the average ECI decreased to 7.391 kWh/m²/month by reducing usage time and to 7.712 kWh/m²/month by reducing unit quantity. With Low Cost ESO, the ECI dropped to 5.338 kWh/m²/month, saving IDR 50,112,267. High Cost ESO further reduced the ECI to 4.380 kWh/m²/month, with savings of IDR 81,339,234.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31