PEMUDA KRISTEN DI ERA DIGITAL: RELASI SOSIAL, PENGARUH DUNIA MAYA, DAN PANGGILAN MENJADI TERANG DUNIA
Kata Kunci:
Pemuda Kristen, Era Digital, Etika Bermedia Sosial, Dunia Maya, Media Digital, Terang Dan PelitaAbstrak
Kehidupan pemuda, termasuk pemuda Kristen, telah dipengaruhi secara signifikan oleh kemajuan teknologi digital dan media sosial. Media sosial tidak hanya berfungsi untuk berkomunikasi dan menyebarkan informasi, tetapi juga memengaruhi cara pengguna berhubungan sosial, berpikir, dan beribadah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan sosial antara pemuda kristen di era digital dan bagaimana dunia maya memengaruhi kehidupan mereka, dan bagaimana pemuda kristen berperan sebagai terang dan pelita di tengah kemajuan media digital. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara dengan enam pemuda Kristen yang berusia antara 16 - 24 tahun di kawasan Jalur 40. Menurut hasil penelitian, media sosial telah menjadi komponen penting dalam kehidupan sehari-hari pemuda kristen. Media sosial dapat digunakan untuk mendapatkan informasi, memperluas pengetahuan, membantu para pemuda dalam belajar, membangun hubungan sosial, dan membangun hubungan dengan teman dan keluarga. Media sosial memiliki banyak manfaat, seperti memfasilitasi akses informasi, menumbuhkan kreativitas, dan meningkatkan motivasi, tetapi juga memiliki beberapa masalah. Menurut penelitian ini, media digital, kemampuan berpikir kritis, dan etika bermedia sosial sangat penting untuk menghadapi perkembangan teknologi digital. Sebagai pemuda kristen, setiap dari kita harus menggunakan media sosial untuk menunjukkan nilai-nilai kristiani melalui penyebaran informasi yang membangun, menunjukkan sikap yang bertanggung jawab.
The lives of young people, including Christian youth, have been significantly influenced by advances in digital technology and social media. Social media not only serves to communicate and disseminate information but also influences how users socialize, think, and worship. The purpose of this study is to examine the social relationships among Christian youth in the digital age and how the online world impacts their lives, as well as how Christian youth serve as a light and a beacon amidst the advancements of digital media. Qualitative methods were used in this study. Data were collected through literature review and interviews with six Christian youth aged 16–24 in the Jalur 40 area. According to the findings, social media has become an essential component of Christian youth’s daily lives. It is used to access information, expand knowledge, aid learning, build social connections, and maintain relationships with friends and family. Social media offers many benefits, such as facilitating access to information, fostering creativity, and boosting motivation, but it also presents several challenges. According to this study, digital literacy, critical thinking skills, and social media ethics are crucial for navigating the advancements in digital technology. As young Christians, each of us should use social media to promote Christian values by sharing uplifting information and demonstrating responsible behavior




