ANALISIS TRANSPARANSI DAN KESESUAIAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN PSAK 201 DAN PSAK 208 PADA PT KRAKATAU STEEL (PERSERO) TBK
Kata Kunci:
PSAK 201, PSAK 208, Penyajian Laporan Keuangan, Kebijakan Akuntansi, IFRSAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan PSAK 201 tentang Penyajian Laporan Keuangan dan PSAK 208 tentang Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian berupa laporan keuangan dan annual report tahun 2024, PSAK, IFRS, serta literatur pendukung lainnya yang dianalisis melalui studi dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Krakatau Steel (Persero) Tbk secara umum telah menerapkan PSAK 201 dan PSAK 208 sesuai dengan standar akuntansi berbasis IFRS. Laporan keuangan disajikan secara lengkap, sistematis, komparatif, dan transparan, serta didukung oleh pengungkapan kebijakan akuntansi dan estimasi akuntansi yang memadai. Selain itu, informasi yang disajikan telah memenuhi karakteristik kualitatif laporan keuangan, yaitu relevan, representatif, dapat dibandingkan, tepat waktu, dan mudah dipahami. Namun, perusahaan masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain rugi bersih, tingginya liabilitas, penurunan pendapatan usaha, serta risiko going concern. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan penerapan PSAK berbasis IFRS pada perusahaan BUMN di Indonesia.
This study aims to analyze the implementation of PSAK 201 concerning Presentation of Financial Statements and PSAK 208 concerning Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates, and Errors at PT Krakatau Steel (Persero) Tbk in 2024. This research employs a qualitative descriptive method with a case study approach. The data used consist of the company's 2024 financial statements and annual report, PSAK standards, IFRS, and relevant literature, collected through documentation and literature review. The results indicate that PT Krakatau Steel (Persero) Tbk has generally implemented PSAK 201 and PSAK 208 in accordance with IFRS-based accounting standards. The financial statements are presented in a complete, systematic, comparative, and transparent manner, supported by adequate disclosure of accounting policies and accounting estimates. Furthermore, the information presented fulfills the qualitative characteristics of financial reporting, including relevance, faithful representation, comparability, timeliness, and understandability. However, the company still faces several challenges, such as net losses, high liabilities, declining operating revenues, and going concern risks. This study is expected to contribute to the development of accounting knowledge regarding the implementation of IFRS-based PSAK in Indonesian state-owned enterprises and serve as a reference for improving financial reporting quality and transparency.




