PENYEBAB PENCURIAN SAPI MILIK PETERNAK LOKAL DI DESA POLI KECAMATAN SANTIAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN ( TTS)
Kata Kunci:
Pencurian Sapi, Kondisi Ekonomi Keluarga, Peternak LokalAbstrak
Skripsi ini disusun oleh Yakobus Malafu, Nim : 2274201072 di bawah bimbingan Simson Lasi SH.,MH dan Arnold j,f. SH.M.Hum dengan judul “Penyebab Pencurian Sapi milik Peternak Lokal di Desa Poli kecamatan santian Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi keluarga masyarakat Desa Poli, pola dan tingkat pencurian sapi yang terjadi, dampak pencurian sapi terhadap ekonomi peternak lokal, serta menganalisis pengaruh faktor ekonomi keluarga terhadap terjadinya pencurian sapi.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan peternak, aparat desa, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen desa, laporan kepolisian, dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ekonomi keluarga di Desa Poli masih tergolong rendah dan bergantung pada sektor pertanian serta peternakan tradisional. Pencurian sapi di Desa Poli terjadi dengan pola pencurian langsung di kandang atau padang penggembalaan, umumnya dilakukan pada malam hari dan melibatkan jaringan penadah lintas wilayah. Data menunjukkan bahwa selama periode 2022–2025 terjadi sebanyak 22 kasus pencurian sapi, dengan peningkatan signifikan pada tahun 2025. Pencurian sapi berdampak besar terhadap ekonomi peternak lokal, antara lain hilangnya aset dan modal usaha, penurunan pendapatan rumah tangga, meningkatnya biaya pengamanan, serta dampak psikologis yang menurunkan produktivitas peternak. Faktor ekonomi keluarga seperti kemiskinan, kebutuhan hidup yang mendesak, keterbatasan lapangan pekerjaan, dan ketimpangan sosial terbukti berpengaruh terhadap terjadinya pencurian sapi di Desa Poli.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pencurian sapi merupakan permasalahan sosial dan hukum yang berkaitan erat dengan kondisi ekonomi keluarga dan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan peternak lokal.




