PERAN INOVASI DALAM KEWIRAUSAHAAN: KAJIAN LITERATUR BERDASARKAN TEORI SCHUMPETER

Penulis

  • Misa Armika Universitas Katolik Santo Thomas Medan
  • Yunita Situmeang Universitas Katolik Santo Thomas Medan
  • Helena Sihotang Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Kata Kunci:

Inovasi, Kewirausahaan, Teori Schumpeter, Destruksi Kreatif

Abstrak

Perkembangan teknologi digital, perubahan model bisnis yang semakin cepat telah menjadikan inovasi sebagai faktor utama dalam keberhasilan kewirausahaan. Di tengah persaingan yang semakin dinamis, pelaku usaha dituntut untuk mampu menciptakan nilai baru agar dapat bertahan dan berkembang. Namun, masih terdapat perdebatan mengenai sejauh mana teori inovasi yang dikemukakan oleh Joseph A. Schumpeter mampu menjelaskan fenomena kewirausahaan modern. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi dalam kewirausahaan berdasarkan teori Schumpeter serta mengidentifikasi relevansi dan pengembangannya dalam konteks ekonomi kontemporer. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai literatur nasional dan internasional yang relevan pada periode 2016–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep kombinasi baru (new combinations) dan destruksi kreatif (creative destruction) masih menjadi landasan penting dalam menjelaskan dinamika kewirausahaan modern. Lima dimensi inovasi yang dikemukakan Schumpeter, yaitu inovasi produk, proses, pasar, sumber daya, dan organisasi, ditemukan tetap relevan dalam berbagai studi empiris. Selain itu, kajian ini menemukan bahwa kreativitas individu dan dukungan ekosistem kewirausahaan merupakan faktor penting yang melengkapi teori Schumpeter dalam menjelaskan keberhasilan inovasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori Schumpeter masih relevan sebagai kerangka konseptual dalam memahami kewirausahaan modern, namun perlu diperluas dengan memasukkan aspek kreativitas dan ekosistem inovasi agar lebih sesuai dengan perkembangan ekonomi digital saat ini.

The rapid development of digital technology, increasingly dynamic business competition have made innovation a key determinant of entrepreneurial success. In a rapidly changing business environment, entrepreneurs are required to continuously create new value to maintain competitiveness and sustain business growth. However, there is still ongoing debate regarding the extent to which Joseph A. Schumpeter’s innovation theory remains relevant in explaining contemporary entrepreneurial phenomena. Therefore, this study aims to analyze the role of innovation in entrepreneurship based on Schumpeter’s theory and to examine its relevance and development within the context of the modern economy. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach by reviewing relevant national and international publications from 2016 to 2026. The findings reveal that the concepts of new combinations and creative destruction remain fundamental in explaining modern entrepreneurial dynamics. Schumpeter’s five dimensions of innovation—product, process, market, resource, and organizational innovation—continue to be reflected in various contemporary empirical studies. Furthermore, the review highlights that individual creativity and entrepreneurial ecosystems play significant roles in complementing Schumpeter’s framework for explaining innovation success. The study also finds that both small and large firms contribute to innovation and economic growth, as emphasized by neo-Schumpeterian perspectives. This study concludes that Schumpeter’s theory remains a relevant conceptual foundation for understanding modern entrepreneurship; however, it should be expanded by incorporating creativity and innovation ecosystem dimensions to better address the challenges and opportunities of the digital economy

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30