AKULTURASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH MASYARAKAT KOSMOPOLITAN MODERN
Kata Kunci:
Kebutuhan Religius, Masyarakat Kosmopolitan, AgamaAbstrak
Masyarakat kosmopolitan hidup dalam lingkungan sosial yang ditandai oleh keberagaman budaya, nilai, dan agama sebagai konsekuensi dari globalisasi dan intensitas interaksi antarindividu lintas batas geografis. Kehidupan modern yang ditandai dengan mobilitas tinggi, urbanisasi, serta pesatnya perkembangan teknologi dan informasi sering kali diasumsikan dapat menggeser peran agama dalam kehidupan manusia. Namun, pada kenyataannya agama tetap memiliki peran penting sebagai sumber makna, pedoman moral, serta sarana pembentukan identitas individu di tengah kompleksitas kehidupan modern. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan religius masyarakat kosmopolitan dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan terhadap berbagai literatur yang relevan, baik dari perspektif sosiologis, psikologis, maupun keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan religius masyarakat kosmopolitan tidak hanya terbatas pada aspek ritual dan spiritual, tetapi juga mencakup kebutuhan psikologis seperti ketenangan batin dan penguatan mental, serta kebutuhan sosial seperti solidaritas, toleransi, dan harmoni antarumat beragama. Pemenuhan kebutuhan religius tersebut berperan penting dalam membantu individu menghadapi tekanan hidup modern, menjaga keseimbangan kehidupan, serta membangun relasi sosial yang inklusif dan berkelanjutan di tengah masyarakat yang majemuk.
Cosmopolitan societies live in social environments characterized by cultural, value-based, and religious diversity as a consequence of globalization and the intensity of cross-border interactions. Modern life, marked by high mobility, urbanization, and rapid advances in information and communication technology, is often assumed to diminish the role of religion in human life. However, in reality, religion continues to play an important role as a source of meaning, moral guidance, and identity formation amid the complexity of modern. This journal aims to examine the religious needs of cosmopolitan societies through a literature review approach by analyzing relevant sources from sociological, psychological, and religious perspectives. The findings indicate that the religious needs of cosmopolitan societies are not limited to ritual and spiritual aspects alone, but also include psychological needs such as inner peace and mental resilience, as well as social needs such as solidarity, tolerance, and interreligious harmony. The fulfillment of these religious needs plays a significant role in helping individuals cope with the pressures of modern life, maintain life balance, and build inclusive and sustainable social relationships within a pluralistic society.




