IMPLEMENTASI SEMINAR EDUKASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI KELUARGA
Kata Kunci:
Pemberdayaan Perempuan, Seminar Edukasi, Kesejahteraan Ekonomi Keluarga, Self-Efficacy, KapabilitasAbstrak
Pemberdayaan perempuan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, khususnya di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan seminar edukasi pemberdayaan perempuan di Desa Talang Taling serta menganalisis dampaknya terhadap kesadaran dan motivasi ekonomi peserta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah ibu-ibu yang dipilih melalui observasi awal dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, sesi tanya jawab (diskusi interaktif), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta mengenai peran perempuan dalam ekonomi keluarga, meningkatnya kepercayaan diri, serta munculnya motivasi untuk mengembangkan usaha produktif. Temuan ini dianalisis berdasarkan teori self-efficacy, hierarki kebutuhan, pemberdayaan perempuan, dan capability approach yang menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan pendapatan, tetapi juga perluasan kapabilitas dan agensi perempuan. Dengan demikian, seminar edukasi pemberdayaan perempuan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Women’s empowerment plays a crucial role in improving family economic welfare, particularly at the village level. This study aims to describe the implementation of a women’s empowerment educational seminar in Talang Taling Village and to analyze its impact on participants’ economic awareness and motivation. The study employed a qualitative approach with a descriptive design. The participants were selected through preliminary observation using purposive sampling techniques. Data were collected through observation, interactive question-and-answer sessions, and documentation. The findings indicate an increase in participants’ awareness of women’s roles in family economics, enhanced self-confidence, and emerging motivation to develop productive economic activities. These findings are interpreted through the lens of self-efficacy theory, hierarchy of needs, women’s empowerment framework, and the capability approach, which emphasize that welfare improvement is not solely measured by income but also by the expansion of women’s capabilities and agency. Therefore, educational seminars on women’s empowerment can serve as an effective initial strategy to promote sustainable family economic independence and welfare.




