ANALISIS PENGARUH EKOLOGI TERHADAP KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI DALAM SEKTOR UMKM DI KELURAHAN PEKIRINGAN CIREBON

Penulis

  • Alya Khairani Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Siti Komariyah Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Artia Fransisca Nababan Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Haniyatul Fujiah Universitas Swadaya Gunung Jati

Kata Kunci:

Ekologi Administrasi Public, Kebijakan Pemberdayaan, UMKM, Pembangunan Berkelanjutan

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor ekologi terhadap kebijakan pemberdayaan ekonomi dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon. Masalah difokuskan pada bagaimana kondisi sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan memengaruhi efektivitas kebijakan pemberdayaan yang diterapkan pemerintah daerah. Guna mendekati masalah ini, digunakan acuan teori ekologi administrasi publik yang memandang kebijakan sebagai sistem yang berinteraksi dengan lingkungannya. Data dikumpulkan melalui metode kualitatif non-responden dengan memanfaatkan data sekunder dari dokumen kebijakan, laporan instansi terkait, serta publikasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial, teknologi, dan kelembagaan memiliki peran penting dalam keberhasilan kebijakan pemberdayaan ekonomi di Pekiringan. Modal sosial masyarakat, kapasitas kelembagaan pemerintah, serta dukungan teknologi digital menjadi faktor penguat, sedangkan keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur menjadi hambatan utama. Kajian ini menyimpulkan bahwa pendekatan ekologi administrasi publik mampu menciptakan kebijakan yang lebih adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan bagi pengembangan UMKM di tingkat lokal.

This article aims to analyze the influence of ecological factors on economic empowerment policies in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector in Pekiringan Village, Cirebon City. The study focuses on how social, cultural, economic, and environmental conditions affect the effectiveness of local government empowerment policies. The study employs the theory of public administration ecology, which views policy as a system interacting with its environment. Data were collected through a qualitative non-respondent method using secondary data from policy documents, institutional reports, and scientific publications. The results indicate that social, technological, and institutional factors play a crucial role in the success of economic empowerment policies in Pekiringan. Community social capital, government institutional capacity, and digital technology support act as strengths, while limited human resources and infrastructure remain major constraints. The study concludes that applying an ecological approach in public administration can create more adaptive, participatory, and sustainable policies for local MSME development.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-09