ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA ROTI BHAIYA DITINJAU DARI ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN BISNIS SYARIAH
Kata Kunci:
Studi Kelayakan Usaha, Sumber Daya Manusia, Manajemen Bisnis Syariah, UMKM, Pengabdian kepada MasyarakatAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha Roti Bhaiya ditinjau dari aspek sumber daya manusia dalam perspektif manajemen bisnis syariah. Usaha roti sebagai bagian dari sektor UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun keberlanjutan usaha sangat dipengaruhi oleh kualitas pengelolaan sumber daya manusia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari aspek sumber daya manusia, usaha Roti Bhaiya telah memenuhi beberapa indikator kelayakan, seperti pembagian tugas yang jelas, adanya komitmen kerja, serta penerapan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab. Namun, masih diperlukan peningkatan dalam aspek pelatihan, pengembangan kompetensi, serta sistem manajemen berbasis standar operasional yang lebih terstruktur. Dalam perspektif manajemen bisnis syariah, usaha ini telah menerapkan prinsip-prinsip dasar seperti amanah, keadilan, dan kerja sama (ta’awun), meskipun implementasinya masih perlu dioptimalkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, usaha Roti Bhaiya dinilai layak untuk dikembangkan dengan penguatan manajemen sumber daya manusia yang lebih profesional dan sesuai dengan prinsip syariah.
perspective of human resource aspects within the framework of Islamic business management. The bakery business, as part of the MSME sector, plays a significant role in improving the community’s economy; however, business sustainability is highly influenced by the quality of human resource management. The method used in this activity was a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The results of the analysis indicate that from the human resource aspect, Roti Bhaiya business has fulfilled several feasibility indicators, such as clear task division, work commitment, and the implementation of honesty and responsibility values. Nevertheless, improvements are still needed in training, competency development, and the implementation of a more structured standard operating system. From the perspective of Islamic business management, the business has applied fundamental principles such as trustworthiness (amanah), justice, and cooperation (ta’awun), although their implementation requires continuous optimization. Therefore, Roti Bhaiya business is considered feasible to be further developed by strengthening professional human resource management in accordance with sharia principles.