PENGEMBANGAN KARIR SISWA DI ERA DIGITAL MELALUI PENDIDIKAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 2 NGAWI
Kata Kunci:
Pengembangan Karir Di Era Digital, Pendidikan, Bimbingan KonselingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan dan konseling di SMA Negeri 2 Ngawi dalam mendukung pengembangan karir siswa di era digital. Dengan akses informasi yang semakin mudah, siswa memiliki peluang untuk menjelajahi berbagai pilihan karir, namun juga menghadapi risiko terjebak dalam informasi yang tidak akurat. Sekolah berfokus pada integrasi teknologi dalam kurikulum untuk membantu siswa mengenali minat dan bakat mereka, serta mempersiapkan mereka untuk bersaing di pasar kerja global. Konselor berfungsi sebagai pembimbing yang memberikan dukungan emosional dan praktis, membantu siswa memahami potensi dan nilai-nilai pribadi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melibatkan triangulasi sebagai teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya pengetahuan tentang pilihan karir dan rendahnya motivasi, SMA Negeri 2 Ngawi berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung melalui kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, sehingga siswa dapat membuat keputusan karir yang lebih terinformasi dan bijaksana.
This study aims to explore the role of education and counseling at SMA Negeri 2 Ngawi in supporting students' career development in the digital era. With increasingly easy access to information, students have the opportunity to explore various career options but also face the risk of getting trapped in inaccurate information. The school focuses on integrating technology into the curriculum to help students identify their interests and talents, as well as prepare them to compete in the global job market. Counselors serve as guides, providing emotional and practical support to help students understand their potential and personal values. The research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques involve triangulation through observations, in-depth interviews, and documentation. Despite challenges such as a lack of knowledge about available career options and low motivation, SMA Negeri 2 Ngawi is committed to creating a supportive learning environment through collaboration with parents and the community, enabling students to make more informed and wise career decisions.




