PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN SUMBER DAYA LAUT “UDANG KERING” MENJADI SAMBAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA DI RT.03 KELURAHAN PERSEMAIAN KOTA TARAKAN
Kata Kunci:
Sumber Daya Laut, Udang Kering, Pendapatan, PersemaianAbstrak
Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam pemanfaatan sumber daya laut, namun belum optimal dalam pengolahannya. Dalam hal ini, pengolahan udang kering menjadi sambal dipilih sebagai upaya untuk menciptakan produk bernilai tambah yang memiliki daya jual tinggi. Melalui program pemberdayaan ibu rumah tangga, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga, serta menciptakan peluang usaha baru. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Persemaian, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada tanggal 29 September 2024 pukul 10:00-14:00 WITA. Kegiatan ini dilakukan di rumah Ibu Juminem dengan diikuti oleh ibu rumah tangga di RT. 03 Kelurahan Persemaian. Metode yang digunakan dalam ini mencakup pelatihan, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi sederhana dalam pengolahan produk. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan pendapatan bagi ibu rumah tangga yang terlibat, serta peningkatan partisipasi aktif dalam pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal. Dengan demikian, pengolahan udang kering menjadi sambal merupakan salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi lokal di daerah setempat.
Indonesia, as a maritime country, has significant potential in the utilization of marine resources, but it has not yet been optimized in processing these resources. In this context, the processing of dried shrimp into sambal has been chosen as an effort to create a value-added product with high market potential. Through a program to empower housewives, this activity is expected to increase family income and create new business opportunities. This community service activity was conducted in the Persemaian Village, Tarakan Barat District, Tarakan City, North Kalimantan Province on September 29, 2024, from 10:00 AM to 2:00 PM WITA. The activity took place at the home of Mrs. Juminem and was attended by housewives from RT. 03 Persemaian Village. The methods used in this study include training, mentoring, and the utilization of simple technology in product processing. The results of the study show an increase in income for the participating housewives, as well as enhanced active participation in the development of local resource-based businesses. Therefore, the processing of dried shrimp into sambal is an effective strategy for improving community welfare and empowering the local economy in the area.




