FENOMENA KOREAN WAVE SEBAGAI TANTANGAN IDENTITAS NASIONAL GENERASI BANGSA

Penulis

  • Taufiq Ramadhan Amry UNIMED
  • Dwi Alicia Siburian UNIMED
  • Febriani Sigalingging UNIMED
  • Hizhwati Husna UNIMED
  • Khairunnisa Salsabila Putri UNIMED
  • Mawar Lumbantoruan UNIMED
  • Miranda Putri Sinaga UNIMED
  • Very Claudio Sinaga UNIMED

Kata Kunci:

Korean Wave, Pancasila, Identitas Nasional, Generasi Muda, Budaya Populer

Abstrak

Fenomena Korean Wave atau Hallyu telah menjadi tren global yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, terutama di kalangan generasi muda Indonesia. Dampaknya terlihat dalam musik, drama, fashion, hingga gaya hidup yang semakin populer dan menggeser minat terhadap budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh Korean Wave terhadap identitas nasional generasi bangsa serta relevansinya dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana generasi muda terpapar budaya populer asing dan dampaknya terhadap pemahaman serta internalisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya pada aspek persatuan, penghargaan terhadap budaya sendiri, dan keterbukaan terhadap budaya lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Korean Wave memberikan kontribusi positif dalam bidang ekonomi dan hubungan antarbangsa, terdapat tantangan dalam menjaga keseimbangan antara keterbukaan terhadap budaya global dan penguatan identitas nasional yang berlandaskan Pancasila. Untuk itu, diperlukan kerjasama dalam menyebarkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menerima pengaruh budaya asing tanpa kehilangan jati diri bangsa.

The Korean Wave or Hallyu phenomenon has become a global trend that influences various aspects of life, especially among the younger generation of Indonesia. The impact can be seen in music, drama, fashion, and lifestyles which are becoming increasingly popular and shifting interest in local culture. This research aims to analyze the influence of the Korean Wave on the national identity of the nation's generation and its relevance to Pancasila values. Using a qualitative approach and literature study, this research explores how the younger generation is exposed to foreign popular culture and its impact on understanding and internalizing the values of Pancasila, especially in the aspects of unity, respect for one's own culture, and openness to other cultures. The research results show that although the Korean Wave has made a positive contribution to the economy and international relations, there are challenges in maintaining a balance between openness to global culture and strengthening national identity based on Pancasila. For this reason, cooperation is needed in spreading the values of Pancasila as a basis for accepting foreign cultural influences without losing national identity.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-18