IMPLEMENTASI YURIDIS DAN PSIKOSOSIAL ANAK SEBAGAI KORBAN PERCERAIAN AKIBAT KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Penulis

  • Kristin Nadya Anggela Siahaan Universitas Bengkulu

Kata Kunci:

KDRT, Perceraian, Anak Anak

Abstrak

Kekerasan anak dalam rumah tangga masih sering ditemukan dikalangan masyarakat. Anak yang seharusnya mendapatkan perilaku baik dari orang tua seringkali menjadi pelampiasan emosi orang sekitarnya. Keluarga yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, justru menanamkan rasa trauma dikehidupan anak. KDRT merupakan segala tindakan kekerasan yang dilakukan suami atau istri kepada pasangan atau anaknya yang berakibat pada masalah fisik, psikis, ekonomi dan seksual. Fakta menunjukan KDRT berakibat negative yang cukup besar bagi anak – anak sebagai korban. Selain itu KRDT juga menjadi penyebab banyak nya kasus perceraian di indonesia. Kebanyakan anak-anak diajarkan menjadi patuh dan taat kepada orang tua dengan cara kekerasan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kekerasan fisik dan psikis pada anak yang dilakukan orangtua masih sering terjadi, menimbulkan negatif terhadap pertumbuhan nya. Diperlukan perlindungan hak anak korban kekerasan, khususnya hak pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental, sosial. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan studi kepustakaan karena mengumpulkan data yang berasal dari buku, jurnal, internet, atau literatur tertulis lainnya sebagai landasan penulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai dampak yang dialami oleh anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Domestic child abuse is still often found among the community. Children who should get good behavior from parents often become an outlet for the emotions of those around them. Families who should provide a sense of security and comfort, instead instill a sense of trauma in the child's life. Domestic violence is any act of violence committed by a husband or wife against their spouse or child which results in physical, psychological, economic and sexual problems. The facts show that domestic violence has a significant negative impact on children as victims. In addition, domestic violence is also the cause of many divorce cases in Indonesia. Most children are taught to be obedient and obey their parents through violence. This research reveals that physical and psychological violence against children by parents is still common, negatively affecting their growth. It is necessary to protect the rights of children victims of violence, especially the rights to physical, mental, social growth and development. This research uses a literature study approach method because it collects data from books, journals, the internet, or other written literature as a basis for writing. This research aims to explain the impact experienced by children who are victims of domestic violence.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-18