OPTIMALISASI PEMANFAATAN SUMBER DAYA PERIKANAN : PENGOLAHAN IKAN BANDENG MENJADI BAKSO SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI NILAI JUAL DI RT.14 KELURAHAN KARANG HARAPAN, TARAKAN
Kata Kunci:
Bakso Ikan, Pengolahan Ikan Bandeng, Sumber Daya Perikanan, Pengapdian Masyarakat, Karang HarapanAbstrak
Potensi ikan bandeng sangat melimpah di kota Tarakan, Kalimantan Utara. Perbulannya bisa mencapai 1.000 Ton ikan bandeng yang dihasilkan dari para nelayan tambak. Program pelatihan pembuatan ikan bandeng menjadi bakso di RT.14 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan diharapkan dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan sumber daya perikanan secara optimal demi meningkatkan nilai jual ikan bandeng dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengapdian ini dilakukan di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada 22 September 2024 , pukul 10.30 – 15.00 Wita yang dilakukan di rumah ibu Sulaemi di RT.14, Kelurahan Karang Harapan, metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan langsung dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukan peningkatan pengolahan dan keterampilan dalam proses pengolahan yang pada akhirnya dapat meningkatkan nilai jual produk, dampak dari kegiatan ini adalah peningkatan pendapatan masyarakat serta pemanfaatan yang lebih optimal terhadapt sumber daya perikanan. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan secara lebih efisien dan berkelanjutan.
The potential for milkfish is very abundant in Tarakan City, North Kalimantan. Every month, up to 1,000 tons of milkfish are produced by pond fishermen. With the training program for making milkfish into meatballs in RT.14, Karang Harapan Village, Tarakan, it is hoped that it can provide skills to the community so that they can utilize fishery resources optimally in order to increase the selling value of milkfish and increase community income. This community service activity was carried out in Karang Harapan Village, West Tarakan District, Tarakan City, North Kalimantan Province on September 22, 2024 at 10.30 - 15.00 WITA which was carried out at the house of Mrs. Sulaemi RT.14, Karang Harapan Village, the methods used in this activity include direct training and documentation. The results of this activity show an increase in processing and skills in the processing process which can ultimately increase the selling value of the product, the impact of this activity is an increase in community income and more optimal utilization of fishery resources. Thus, it is hoped that this program can improve community welfare by maximizing the use of fishery resources more efficiently and sustainably.




