ENTREPRENEURSHIP DAN STRATEGI BISNIS DALAM ISLAM (OVERVIEW QS AL-QURAISY/106:1-4)

Penulis

  • Aswar Anas UIN Alauddin Makassar
  • Halimah Basri UIN Alauddin Makassar
  • Abdul Wahid Haddade UIN Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Entrepreneurship, Strategi Bisnis, Al-Quraisy, Positioning

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami entrepreneurship dan strategi bisnis Islam yang terkandung dalam Surat Quraisy. Surat ini awalnya menjelaskan kenikmatan yang diberikan oleh Allah kepada suku Quraisy, namun penafsiran lebih dalam menunjukkan adanya strategi bisnis dalam setiap kalimatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research Library dengan pendekatan ilmu tafsir dan metode tahlili. Data yang digunakan adalah data sekunder dari studi pustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menemukan delapan strategi bisnis yang terkandung dalam Surat Quraisy. Pertama, adalah ketekunan, pembelajaran, dan pembiasaan sejak kecil. Kedua, adalah Brand Equity dan Master Brand yang digambarkan melalui kata "Quraish". Ketiga, adalah ekspansi ke luar, membangun jaringan, dan keahlian diplomasi serta negosiasi yang digambarkan melalui kata "rihlah". Keempat, adalah segmentasi pasar yang digambarkan melalui kata "al-shita'i wa al-saif". Kelima, adalah keseimbangan antara bisnis dan ibadah, bahkan menggunakan bisnis sebagai sarana dakwah yang digambarkan melalui kata "falya'budu". Keenam, adalah positioning yang digambarkan melalui kata "al-bait". Ketujuh, adalah tawakkal yang disertai dengan kerja keras yang digambarkan melalui kata "alladhi at'amahum min ju". Dan yang terakhir, adalah keberanian dalam mengambil risiko yang digambarkan melalui kata "wa amanahum min khauf". Dalam kesimpulannya, Al-Quran memberikan tuntunan dalam hal ibadah maupun mu'amalah, termasuk dalam bidang bisnis. Artikel ini memberikan wawasan tentang entrepreneurship dan strategi bisnis dalam Islam melalui penafsiran Surat Quraisy (QS Al-Quraisy/106:1-4). Para pembaca diharapkan dapat memberikan saran dan kritik yang membangun terhadap artikel ini guna meningkatkan pemahaman tentang topik tersebut.

This study aims to understand entrepreneurship and Islamic business strategies contained in Surat Quraysh. This surah originally described the pleasures given by Allah to the tribe of Quraysh, but deeper interpretation shows the existence of business strategy in each sentence. The research method used is the Research Library with an interpretive approach and the tahlili method. The data used are secondary data from literature studies. This study used a descriptive qualitative approach. The results of the study found eight business strategies contained in Surat Quraysh. First, is perseverance, learning, and habituation from childhood. Second, is Brand Equity and Master Brand which is described through the word "Quraish". Third, is outward expansion, network building, and diplomacy and negotiation skills described through the word "rihlah". Fourth, is market segmentation described through the word "al-shita'i wa al-saif". Fifth, is the balance between business and worship, even using business as a means of da'wah which is described through the word "falya'budu". Sixth, is the positioning described through the word "al-bait". Seventh, it is tawakkal accompanied by hard work described through the word "alladhi at'amahum min ju". And finally, is the courage in taking risks which is described through the word "wa amanahum min khauf". In conclusion, the Quran provides guidance in terms of worship and mu'amalah, including in the field of business. This article provides insight into entrepreneurship and business strategy in Islam through the interpretation of Surat Quraysh (QS Al-Quraysh/106:1-4). Readers are expected to provide suggestions and constructive criticism of this article to increase understanding of the topic.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19