TINJAUAN YURIDIS PENETAPAN TERSANGKA TINDAK PIDANA JUDI ONLINE BERDASARKAN PASAL 27 AYAT 2 UU ITE DI UNIT CYBER CRIME POLDA BANTEN

Penulis

  • Mochamad Khadafi Amir Universitas Bina Bangsa
  • Iron Fajrul Aslami Universitas Bina Bangsa
  • Safiulloh Universitas Bina Bangsa

Kata Kunci:

Judi Online, Kepolisian, Penegakan hukum

Abstrak

Penulis Mochamad Khadafi amir 12012000052. Maraknya kasus judi online menjadi persoalan penting bagi kita semua dikarenakan mudahnya mengakses situs perjudian dan mudahnya memainkan judi online yang menjadi faktor meningkatnya kasus ini. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji Permasalahan tentang penetapan tersangka kasus judi online dalam pasal 27 ayat 2 undang-undang informasi dan transaksi elektronik yang masih belum menemukan keefektifan dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peran penegak hukum sangat diperlukan untuk mencegah dan menaggulangi tindak perjudian. Kepolisian sebagai penegak hukum memiliki tugas dan fungsi untuk mencegah dan menanggulangi segala bentuk kejahatan, termasuk perjudian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pihak kepolisian harus meningkatkan efektivitas yurisdiksi dan ekstradisi serta meningkatkan Kerjasama dengan negara lain, hal ini menjadi upaya dan faktor pendorong agar kepolisian dapat memberantas judi online ke Tingkat yang lebih tinggi. Dikarenakan para bandar dan pembuat situs judi online ini diketahui berada diluar negeri dan sulit ditangkap yang menjadikan faktor penghambat para pihak penegak hukum dalam memberantas judi online.

The rise of online gambling cases is an important problem for all of us because of the ease of accessing gambling sites and the ease of playing online gambling which is a factor in the increase in this case. The purpose of this study is to examine the problem of determining suspects in online gambling cases in article 27 paragraph 2 of the electronic information and transaction law which still has not found effectiveness in its implementation. The method used is a descriptive qualitative method with a qualitative approach. The role of law enforcement is indispensable to prevent and overcome gambling acts. The police as law enforcers have the duty and function to prevent and overcome all forms of crime, including gambling. Based on the results of the study, it can be concluded that the police must increase the effectiveness of jurisdiction and extradition and increase cooperation with other countries, this is an effort and a driving factor so that the police can eradicate online gambling to a higher level. Because the bookmakers and creators of these online gambling sites are known to be abroad and difficult to arrest, which is a factor that hinders law enforcement parties in eradicating online gambling.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19