MODIFIKASI DRONE PEMBAWA RADIO PANCAR ULANG (REPEATER) VHF DI POLITEKNIK PENERBANGAN MEDAN

Penulis

  • Muhammad Caesar Akbar Politeknik Penerbangan Medan
  • Ivana Wardani Politeknik Penerbangan Medan
  • Jhon Matthew Sipayung Politeknik Penerbangan Medan

Kata Kunci:

Hexacopter, Mission Planner, Drone, Flight Control, Software

Abstrak

Penulis mengembangan drone hexacopter sebagai pembawa beban yaitu radio pancar ulang repeater, dalam berbagai sektor industri. Hexacopter, dengan enam rotor, menawarkan stabilitas dan daya angkat yang lebih besar dibandingkan dengan quadcopter, menjadikannya pilihan ideal untuk tugas pengangkutan beban berat. Penelitian ini mencakup desain, pembuatan, dan pengujian prototipe hexacopter yang mampu membawa beban hingga 6 kilogram maksimal. Metodologi yang digunakan meliputi analisis struktural, pengujian aerodinamis, dan simulasi penerbangan untuk mengoptimalkan kinerja dan efisiensi energi. Hasil menunjukkan bahwa hexacopter mampu mengangkut beban secara efisien dengan stabilitas yang baik, bahkan dalam kondisi cuaca yang menantang. Sistem software mission planner dapat secara signifikan mengurangi waktu dan usaha yang diperlukan untuk merencanakan misi penerbangan dan efektif meningkatkan presisi dan keselamatan penerbangan drone. Mission Planner juga terintegrasi dengan komponen Flight Control untuk mengirimkan data ketinggian, kecepatan, dan informasi mengenai kinerja terbang drone pada remote control. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hexacopter pembawa beban memiliki potensi besar untuk merevolusi berbagai industri, dengan memperhatikan pengembangan teknologi dan kerangka regulasi terus ditingkatkan agar dapat memaksimalkan kinerja drone sebagai drone pembawa beban.

Develops a hexacopter drone as a load carrier, a radio retransmit repeater, in various industrial sectors. Hexacopters, with six rotors, offer greater stability and lift compared to quadcopters, making them an ideal choice for heavy load transport tasks. This research covers the design, manufacture and testing of a hexacopter prototype capable of carrying loads up to 6 kilograms. The methodology used includes structural analysis, aerodynamic testing, and flight simulation to optimize performance and energy efficiency. Results show that the hexacopter is capable of efficiently transporting loads with good stability, even in challenging weather conditions. The mission planner software system can significantly reduce the time and effort required to plan flight missions and effectively improve drone flight precision and safety. The Mission Planner is also integrated with the Flight Control component to transmit altitude data, speed, and information about the drone's flight performance to the remote control. This study concludes that the load-carrying hexacopter has great potential to revolutionize various industries, provided that technological development and regulatory frameworks are continuously improved in order to maximize the drone's performance as a load-carrying drone.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19