KEDISIPLINAN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DESA TARUBATANG, KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI

Penulis

  • Khoirunnisa’ Universitas Slamet Riyadi Surakarta
  • Aris Tri Haryanto Universitas Slamet Riyadi Surakarta
  • Sri Riris Sugiyarti Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kata Kunci:

Kedisiplinan, Aparat Desa

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedisiplinan pegawai di kantor desa Tarubatang, Boyolali. Penelitian ini menggunakan teori Anwar Prabu Mangkunegara. penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak 12 orang yang meliputi 4 orang pegawai, 3 orang anggota BPD, dan 5 orang masyarakat. Meskipun kedisiplinan kerja cenderung baik, namun masih terdapat hambatan seperti kesadaran terhadap ketepatan waktu, penggunaan absensi manual, seragam wajib setiap Jumat, kendala IT bagi pegawai senior, belum sepenuhnya menerapkan budaya 5S, dan penerapan sistem reward untuk pegawai yang memiliki kedisiplinan kerja yang baik.

His research aims to describe employee discipline at the Tarubatang village office in Boyolali. The study utilizes Anwar Prabu Mangkunegara's theory and employs descriptive qualitative research with observation, interviews, and documentation. There are 12 informants, including 4 employees, 3 BPD members, and 5 community members. Despite generally good work discipline, challenges persist such as awareness of punctuality, manual attendance tracking, mandatory uniforms every Friday, IT obstacles for senior employees, incomplete adoption of the 5S culture, and the implementation of a reward system for employees with good work discipline.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-22