RANCANGAN ALAT MONITORING RADIASI SEBAGAI PENUNJANG SAFETY PERALATAN X-RAY DI BANDARA INTERNASIONAL KUALANAMU

Penulis

  • Samuel Glennarwan Rizky Sitorus Politeknik Penerbangan Medan
  • M. Amril Siregar Politeknik Penerbangan Medan
  • Dedy Mahyuda Politeknik Penerbangan Medan

Kata Kunci:

Monitoring Radiasi, Besaran Dosis Radiasi, Peralataan X-Ray, Keamanan, Bandara, Kualanamu

Abstrak

Bandara Internasional Kualanamu memiliki Peralataan Keamanan Penerbangan yang salah satunya adalah mesin x-ray. Peralataan ini beroperasi dengan memancarkan sinar-x untuk mendeteksi barang tanpa harus mengeluarkan isinya, namun paparan radiasi mesin x-ray ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan pekerja apabila terjadi kebocoran pada mesin x-ray dan terpapar langsung secara terus menerus melewati ambang batas normal. Tujuan penelitian untuk memantau tingkat besaran radiasi secara realtime dan memberikan peringatan jika dosis radiasi melebihi 1mSv yang dimonitoring oleh operator Avsec melalui metode pemograman platform telegram agar dapat memberikan respon yang cepat dan efektif dalam mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan  untuk mengembangkan suatu produk yang sudah ada, dengan melakukan pengujian dan analisis data terhadap teknisi dan operator x-ray. Hasil penelitian menunjukan bahwa alat monitoring radiasi yang dirancang mampu bekerja dengan baik dan dapat mendeteksi perubahan besaran dosis radiasi dengan akurat. Dengan implementasi alat ini dapat memberikan informasi deteksi dini terhadap besaran paparan radiasi 1mSv dan dapat digunakan di Bandara Internasional Kualanamu sebagai penunjang keselamatan teknisi x-ray dan operator Avsec yang sedang bertugas, serta diperlukan pengujian lebih mendalam oleh pihak regulasi terkait dalam hal ini Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) agar alat ini bisa diimplementasikan di Bandar Udara.

Kualanamu International Airport has Aviation Security Equipment, one of which is an x-ray machine. This equipment operates by emitting x-rays to detect goods without having to remove the contents, but exposure to the radiation of this x-ray machine can adversely affect the health of workers if there is a leak in the x-ray machine and direct exposure continuously exceeds the normal threshold. The purpose of the research is to monitor the level of radiation magnitude in realtime and provide a warning if the radiation dose exceeds 1mSv monitored by the Avsec operator through the telegram platform programming method in order to provide a fast and effective response to the problem. This research method uses research and development to develop an existing product, by testing and analyzing data on technicians and x-ray operators. The results showed that the designed radiation monitoring tool is able to work properly and can detect changes in the amount of radiation dose accurately. With the implementation of this tool can provide early detection information on the amount of 1mSv radiation exposure and can be used at Kualanamu International Airport as a safety support for x-ray technicians and Avsec operators on duty, and more in-depth testing is needed by the relevant regulatory parties in this case the National Nuclear Energy Agency (BATAN) so that this tool can be implemented at the Airport.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-24