HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN SISWA MENUJU UJIAN SEKOLAH DAN UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI DI SMA NEGERI ARJASA JEMBER
Kata Kunci:
Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan, Siswa, Daftar Pustaka 24 (2018-2023)Abstrak
Dukungan keluarga merupakan bantuan nyata yang dipandang oleh anggota keluarga sebagai sesuatu yang dapat diakses atau diadakan untuk keluarga dukungan meliputi dukungan penilaian,dukungan instrumental, dukungan informasional,dukungan emosional. Kecemasan merupakan keadaan emosional negatif yang ditandai dengan adanya firasat dan somatik ketegangan, seperti hati berdetak kencang, berkeringat, kesulitan bernapas Kecemasan mirip dengan rasa takut tapi dengan fokus kurang spesifik, sedangkan ketakutan biasanya respon terhadap beberapa ancaman langsung, sedangkan kecemasan ditandai oleh kekhawatiran tentang bahaya tidak terduga yang terletak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan siswa menuju ujian sekolah dan ujian masuk perguruan tinggi di SMA Negeri Arjasa Jember. Desain penelitian ini yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan cross secctional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII di SMA Negeri Arjasa Jember sebanyak 265 responden yang diambil secara proporsional simple random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 160 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil analisa univariat mayoritas siswa sebanyak 105 (65,6%) dengan dukungan keluarga baik, Siswa yang mengalami kecemasan sedang sebanyak 63 (39,4%), analisis bivariate berdasarkan uji statistik Spearman Rho (p – value 0,000) dengan nilai koefisien korelasi -0,654 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan siswa di SMA Negeri Arjasa jember. Siswa sebaiknya lebih mendekatkan diri kepada orang terdekat yaitu keluarga dan lebih terbuka lagi mendiskusikan apa yang akan dihadapinya.
Family support is real help that is seen by family members as something that can be accessed or held for the family support includes assessment support, instrumental support, informational support, emotional support. Anxiety is a negative emotional state characterized by foreboding and somatic tension, such as a palpitation, sweating, breathing difficulty. Anxiety is similar to fear but with a less specific focus, whereas fear is usually a response to some immediate threat, whereas anxiety is characterized by concerns about unexpected dangers that lie in the future. This study aims to determine the relationship of family support to the level of anxiety of students towards final exams and college entrance exams at SMA Negeri Arjasa Jember. It’s a correlational study with cross-sectional approach. There were 160 respondents molving in this study taken by proportionale random sampling from 260 population. The collection techniques using questionnaires. The results univariate analysis of the majority students as many as 105 (65.6%) with good family support, students who experience moderate anxiety as many as 63 (39.4%), bivariate analysis based on Spearman Rho statistical test (p-value 0.000) with a correlation coefficient value of -0.654 so it can be concluded that there is a relationship between family support and the level of anxiety of students in SMA Negeri Arjasa jember. Students should get closer to the closest person, namely the family and be more open to discuss what they will face.




