ANALISIS KESULITAN GURU BK DALAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN MEDIA BK DI SMA NEGERI 1 BATANG KUIS

Penulis

  • Nazwa Salsabila Marpaung Universitas Negeri Medan
  • Nadia Fadillah Universitas Negeri Medan
  • Fikri Raspati Universitas Negeri Medan
  • Dito Aditya Harisandy Universitas Negeri Medan
  • Helmi Reza Musyaffa Universitas Negeri Medan
  • Rafael Lisinus Ginting Universitas Negeri Medan
  • Ishaq Matondang Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Teknologi, Kendala, Guru BK

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengadopsi dan memanfaatkan teknologi informasi dan media, faktor-faktor penyebab kesulitan tersebut, serta dampaknya terhadap efektivitas layanan bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan untuk memahami kendala dan kemungkinan menghasilkan konsep atau teori baru jika hasil penelitian berbeda dari teori yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK sering menghadapi kendala dalam penggunaan teknologi informasi karena kurangnya pelatihan dan keterbatasan sumber daya di sekolah. Kesulitan ini berdampak negatif pada efektivitas layanan bimbingan dan konseling, mengurangi aksesibilitas, efisiensi, dan kualitas layanan yang diberikan kepada siswa. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan anggaran khusus untuk pengadaan, pemeliharaan, dan pelatihan teknologi di sekolah. Selain itu, guru BK harus mampu menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan metode tradisional, mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi individu siswa. Evaluasi berkala terhadap efektivitas teknologi dalam konseling juga penting untuk memastikan manfaat optimal tanpa mengabaikan aspek penting dari interaksi tatap muka.

This research aims to identify the difficulties faced by Guidance and Counseling (BK) teachers in adopting and utilizing information technology and media, the factors that cause these difficulties, and their impact on the effectiveness of guidance and counseling services. The method used is descriptive qualitative research, with data collection through interviews and observation. Data analysis is carried out to understand the obstacles and possibilities of producing new concepts or theories if the research results differ from existing theories. The research results show that BK teachers often face obstacles in using information technology due to lack of training and limited resources at school. These difficulties have a negative impact on the effectiveness of guidance and counseling services, reducing the accessibility, efficiency and quality of services provided to students. To overcome this obstacle, a special budget is needed for procurement, maintenance and technology training in schools. In addition, guidance and counseling teachers must be able to balance the use of technology with traditional methods, considering students’ individual needs and preferences. Regular evaluation of the effectiveness of technology in counseling is also important to ensure optimal benefits without neglecting important aspects of face-to-face interaction.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-01