STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK ANAK ADHD DI SEKOLAH INKLUSI

Penulis

  • Liza Azzkia Izzati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Hayaton Wardani Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Maulidatul Herdila Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Hijriati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Kata Kunci:

ADHD, Sekolah Inklusi, Strategi Pembelajaran, Anak Usia Dini, Anak Berkebutuhan Khusus

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pembelajaran bagi anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah inklusi, dengan fokus studi kasus di RA Mardhatillah Kelas A. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, subjek penelitian adalah Muhammad Azzahir, seorang anak laki-laki berusia 5 tahun yang memiliki karakteristik ADHD. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak ADHD di kelas inklusi memerlukan strategi pembelajaran yang terindividualisasi, terstruktur, dan multisensori. Pendekatan yang efektif mencakup penggunaan jadwal visual, pembelajaran berbasis gerak, sistem token ekonomi, penguatan positif, program buddy sebaya, serta kolaborasi erat antara kualitatif deskriptif, subjek penelitian adalah Muhammad Azzahir, seorang anak laki-laki berusia 5 tahun yang memiliki karakteristik ADHD. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kesiapan guru, modifikasi lingkungan kelas, dan keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan optimal anak ADHD. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat, anak ADHD di sekolah inklusi mampu berpartisipasi secara aktif dan menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam kompetensi akademik, sosial, dan perilaku

This study aims to describe and analyze learning strategies for children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) in inclusive school settings, focusing on a case study at RA Mardhatillah Class A. Using a qualitative descriptive method, the research subject is Muhammad Azzahir, a 5-year-old boy diagnosed with ADHD characteristics. Data were collected through observation, interviews with teachers and parents, and documentation. The results reveal that children with ADHD in inclusive classrooms require individualized, structured, and multisensory learning strategies. Effective approaches observed include visual schedules, movement-based learning, token economy systems, positive reinforcement, peer buddy programs, and close collaboration between teachers and parents. The study also highlights the critical role of teacher readiness, classroom environment modification, and parental involvement in supporting optimal development for ADHD children. Findings suggest that with the right strategies, ADHD children in inclusive schools can participate actively and show significant progress in academic, social, and behavioral competencies

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30