HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MINUMAN BERSODA, HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD KOTAMOBAGU

Penulis

  • Rahma Fauzia Mokodompit Universitas Negeri Gorontalo
  • Sirajuddien Bialangi Universitas Negeri Gorontalo
  • Yasir Mokodompis Universitas Negeri Gorontalo

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Gagal Ginjal Kronik, Minuman Bersoda

Abstrak

Gagal Ginjal Kronik adalah salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat yang disebabkan oleh berbagai faktor risiko, terutama kebiasaan konsumsi minuman bersoda, hipertensi, dan diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kebiasaan konsumsi minuman bersoda, hipertensi, serta diabetes melitus dengan gagal ginjal kronik pada pasien rawat jalan di RSUD Kotamobagu. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan kebiasaan konsumsi minuman bersoda, hipertensi dan diabetes melitus pada pasien rawat jalan di RSUD Kotamobagu. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian 227 orang. Dengan menggunakan uji Chi-Square.Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan kebiasaan konsumsi minuman bersoda dengan gagal ginjal kronik diperoleh nilai p value= 0,006. Tidak ada hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan gagal ginjal kronik diperoleh nilai p value= 0,809. Tidak ada hubungan yang signifikan antara diabetes melitus dengan gagal ginjal kronik diperoleh nilain p value= 0,122.Berdasarkan temuan dari penelitian ini, disarankan agar masyarakat mengurangi tingkat konsumsi minuman berkarbonasi dan beralih ke kebiasaan minum yang lebih sehat. Selain itu, bagi mereka yang menderita hipertensi atau diabetes melitus, penting untuk terus menjaga kepatuhan terhadap kontrol medis secara teratur demi mencegah penurunan fungsi ginjal.

Chronic Kidney Disease is an increasingly prevalent health problem caused by various risk factors, particularly the habit of consuming carbonated soft drinks, hypertension, and diabetes mellitus. This study aimed to determine the relationship between carbonated soft drink consumption, hypertension, and diabetes mellitus with chronic kidney disease among outpatients at RSUD Kotamobagu. Specifically, the study analyzed the associations of carbonated soft drink consumption, hypertension, and diabetes mellitus with chronic kidney disease. This study employed a quantitative approach using an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 227 respondents were included in the study. Data were analyzed using the Chi-square test. The results of the Chi-square test indicated a significant relationship between carbonated soft drink consumption and chronic kidney disease (p = 0,006). However, no significant relationship was found between hypertension and chronic kidney disease (p=0,809), nor between diabetes mellitus and chronic kidney disease (p = 0,122).  Based on these findings, it is recommended that the public reduce the consumption of carbonated soft drinks and adopt healthier drinking habits. In addition, individuals with hypertension or diabetes mellitus are encouraged to maintain regular medical check-ups and adhere to prescribed treatment in order to prevent further decline in kidney function.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30