SOSIALISASI PSIKOEDUKASI TEMAN SEBAYA SEBAGAI STRATEGI PREVENTIF TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA SMA ISLAM CENDEKIA SAMAWA
Kata Kunci:
Teman Sebaya, Narkoba, Perilaku Seksual Berisiko, RemajaAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis magang ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta membekali para siswa dengan pemahaman komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan risiko perilaku seksual bebas. Pendekatan intervensi difokuskan melalui strategi psikoedukasi teman sebaya (peer education) sebagai langkah preventif yang relevan dengan dinamika perkembangan psikologis remaja. Kemitraan terjalin dengan pihak SMA Islam Cendekia Sumbawa dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, religius, dan produktif. Metode pelaksanaan kegiatan ini mengadaptasi pola sistematis yang terdiri dari empat tahapan utama, meliputi: (1) perencanaan dan persiapan, (2) pelaksanaan dan implementasi, (3) evaluasi dan monitoring, serta (4) tindak lanjut dan pengembangan lanjutan. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan menggunakan metode seminar psikoedukasi, dan sesi tanya jawab. Khalayak sasaran atau peserta kegiatan mencakup seluruh siswa siswi kelas X dan XI dengan jumlah 48 peserta, beserta guru pendamping sebagai elemen pengawas di sekolah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya kontribusi nyata dalam eskalasi pemahaman konseptual siswa mengenai dampak buruk narkoba serta penularan infeksi seksual, sekaligus menstimulasi kesadaran kolektif siswa untuk menjadi agen perubahan (agent of change) bagi kelompok sebayanya.
This community service internship program aims to provide knowledge and equip students with a comprehensive understanding of the dangers of substance abuse and the risks of engaging in free sexual behavior. The intervention approach is focused on peer-based psychoeducation strategies as a preventive measure relevant to the psychological developmental dynamics of adolescents. A partnership was established with SMA Islam Cendekia Samawa to support the creation of a healthy, religious, and productive school environment. The implementation method adopted a systematic pattern consisting of four main stages: (1) planning and preparation, (2) execution and implementation, (3) evaluation and monitoring, and (4) follow-up and further development. The socialization activities were carried out through psychoeducational seminars and interactive Q&A sessions. The target audience included all 10th and 11th grade students, totaling 48 participants, along with supervising teachers as school oversight elements. The results demonstrated a tangible contribution to the escalation of students’ conceptual understanding regarding the harmful impacts of drugs and the transmission of sexually transmitted infections, while simultaneously stimulating collective awareness among students to become agents of change for their peer groups




