BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Kata Kunci:
Bimbingan Dan Konseling, Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Inklusif, Sosial-EmosionalAbstrak
Anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan layanan pendidikan yang disesuaikan dengan karakteristik, hambatan, dan potensi yang dimilikinya, salah satunya melalui layanan bimbingan dan konseling (BK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling bagi anak berkebutuhan khusus dalam mendukung perkembangan sosial-emosional di sekolah inklusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru BK, guru pendamping khusus, dan anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling yang dilaksanakan secara individual maupun kelompok mampu membantu anak berkebutuhan khusus dalam mengenali dan mengelola emosi, membangun interaksi sosial yang positif, serta meningkatkan kepercayaan diri. Pendekatan yang digunakan bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan jenis kebutuhan khusus anak, seperti anak dengan hambatan intelektual, autisme, tunarungu, maupun kesulitan belajar. Kolaborasi antara guru BK, guru kelas, orang tua, dan tenaga ahli lain terbukti menjadi faktor penting dalam keberhasilan layanan. Dengan demikian, bimbingan dan konseling memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak berkebutuhan khusus secara optimal dan berkelanjutan.
Children with special needs require educational services tailored to their characteristics, barriers, and potential, one of which is through guidance and counseling services. This study aims to describe the implementation of guidance and counseling services for children with special needs in supporting social-emotional development in inclusive schools. The method used is a descriptive qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques involving school counselors, special assistant teachers, and children with special needs in an inclusive school. The results show that guidance and counseling services, both individual and group based, are able to help children with special needs recognize and manage emotions, build positive social interactions, and increase self-confidence. The approach used is flexible and adapted to the type of special needs, such as intellectual barriers, autism, hearing impairment, and learning difficulties. Collaboration between counselors, classroom teachers, parents, and other professionals proves to be an important factor in the success of the service. Thus, guidance and counseling has a strategic role in optimally and sustainably supporting the social-emotional development of children with special needs.




