PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA
Kata Kunci:
Pengambilan Keputusan, Analytical Hierarchy Process, Prioritas Pembangunan, Infrastruktur Desa, Pemerintahan DesaAbstrak
Pengambilan keputusan merupakan aspek sentral dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran Dana Desa. Selama ini, penentuan prioritas pembangunan di banyak desa masih cenderung dilakukan secara subjektif dan kurang terukur, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan alokasi dan ketidakpuasan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang sistematis dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilengkapi simulasi perhitungan AHP berbasis empat kriteria, yaitu urgensi kebutuhan masyarakat, ketersediaan anggaran, dampak terhadap pelayanan publik, dan kesiapan teknis, terhadap empat alternatif infrastruktur, yaitu jalan desa, irigasi pertanian, sarana air bersih, dan balai desa. Hasil simulasi menunjukkan bahwa AHP mampu menghasilkan urutan prioritas yang konsisten (Consistency Ratio di bawah 0,1) serta dapat dipertanggungjawabkan secara rasional. Artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan AHP, apabila diintegrasikan dengan forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), dapat memperkuat objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengambilan keputusan pemerintah desa.
Decision-making is a central aspect of village governance, particularly in determining infrastructure development priorities amid limited Village Fund budgets. Prioritization in many villages still tends to be conducted subjectively and without measurable criteria, potentially causing allocation imbalance and public dissatisfaction. This article aims to describe the application of the Analytical Hierarchy Process (AHP) as a systematic decision-support tool for determining village infrastructure development priorities. This study employs a descriptive qualitative approach supplemented with an AHP calculation simulation based on four criteria: urgency of community needs, budget availability, impact on public service, and technical readiness, applied to four infrastructure alternatives: village roads, agricultural irrigation, clean water facilities, and village halls. The simulation results show that AHP produces a consistent priority ranking (Consistency Ratio below 0.1) that can be rationally justified. This article concludes that applying AHP, when integrated with the Village Development Planning Deliberation (Musrenbangdes) forum, can strengthen the objectivity, transparency, and accountability of village government decision-making.




