PROSES PEMBUATAN DAUR ULANG LIMBAH AIR CUCIAN BERAS SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR RAMAH LINGKUNGAN
Kata Kunci:
Pupuk Organik Cair, Air Cucian Beras, Fermentasi 14 Hari, Mikroorganisme Lokal, Kangkung, Sawi, Efektivitas Pertumbuhan TanamanAbstrak
Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk berbentuk cair yang dibuat dari bahan-bahan organik alami seperti sisa tanaman, kotoran hewan, atau limbah rumah tangga yang difermentasi dengan bantuan mikroorganisme. POC berfungsi untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman dalam bentuk yang lebih mudah diserap oleh akar, serta membantu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah tanpa menimbulkan residu kimia berbahaya.Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah air cucian beras sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan serta menganalisis efektivitasnya terhadap pertumbuhan tanaman.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen sederhana dengan tahapan pengumpulan bahan, pencampuran, fermentasi selama 14 hari, serta pengujian pupuk pada tanaman sayuran seperti kangkung dan sawi.Hasil fermentasi menunjukkan adanya perubahan fisik pada larutan berupa warna kecokelatan dan aroma asam khas, yang menandakan aktivitas mikroorganisme berjalan optimal. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah domestik melalui proses fermentasi sederhana dapat memberikan manfaat ekologis, ekonomis, dan berkelanjutan dalam mendukung pertanian ramah lingkungan.
Liquid organic fertilizer (LOF) is a type of fertilizer in liquid form made from natural organic materials such as plant residues, animal manure, or household waste that undergoes fermentation with the assistance of microorganisms. LOF functions to provide macro- and micronutrients required by plants in a form that is more easily absorbed by the roots, while also improving soil structure and fertility without leaving harmful chemical residues.This study aims to utilize rice-washing wastewater as a raw material for producing environmentally friendly liquid organic fertilizer (LOF) and to analyze its effectiveness on plant growth. The research method employed was a simple experimental approach consisting of several stages: material collection, mixing, fermentation for 14 days, and fertilizer testing on vegetable plants such as water spinach (Ipomoea aquatica) and mustard greens (Brassica juncea).The fermentation process showed physical changes in the solution, including a brownish color and a distinctive sour aroma, indicating optimal microbial activity.Therefore, this study demonstrates that the utilization of domestic waste through a simple fermentation process can provide ecological, economic, and sustainable benefits in supporting environmentally friendly agricultural practices.




