FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PAAL V KOTA JAMBI TAHUN 2026

Penulis

  • Silvia Mariana STIKES Keluarga Bunda Jambi
  • Devi Aprimini STIKES Keluarga Bunda Jambi
  • Rosa Riya STIKES Keluarga Bunda Jambi
  • Redha Ulfa STIKES Keluarga Bunda Jambi

Kata Kunci:

Usia Ibu, Paritas, Status Gizi, Konsumsi Fe, Anemia Pada Ibu Hamil

Abstrak

Anemia defisiensi besi juga dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin baik selama kehamilan maupun setelah kelahiran. Penyebab anemia pada ibu hamil antara lain usia ibu, paritas, status gizi yang tidak normal. kekurangan zat besi, infeksi, penyakit kronis, menstruasi berat, dan kehamilan yang berdekatan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuatitatif dengan desain crossectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Paal V Kota Jambi sebanyak 226 orang, Besar sampel sebanyak 53 orang. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Paal V Kota Jambi pada bulan Juni tahun 2026. Pengambilan data dengan menggunakan lembar kuesioner. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu hamil anemia (34,0 %), usia berisiko (37,7 %), multipara (39,6 %), status gizi tidak normal (32,1 %), tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe (34,0 %), Ada hubungan usia ibu (p- 0,027), paritas (p- 0,046), status gizi (p-0,021), konsumsi tablet Fe (p- 0,038.) dengan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Paal V Kota Jambi tahun 2026. Kesimpulan dari penelitian usia ibu, paritas, status gizi dan konsumsi tablet Fe merupakan faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Paal V Kota Jambi tahun 2026. Diharapkan penelitian ini digunakan sebagai masukan dan pertimbangan bagi perumusan kebijakan program kesehatan khususnya untuk menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil.

Iron deficiency anemia can also affect fetal growth and development both during pregnancy and after birth. Causes of anemia in pregnant women include maternal age, parity, abnormal nutritional status, iron deficiency, infection, chronic disease, heavy menstruation, and close pregnancies. This research used a quantitative method with a cross-sectional design. The population was all 226 pregnant women at Paal V Public Health Center in Jambi City. The sample size was 53. The study was conducted at Paal V Public Health Center in Jambi City in June 2026. Data were collected using a questionnaire. Data were analyzed univariately using frequency distribution and bivariate analysis using the chi-square test. The results showed that pregnant women were anemic (34.0%), at-risk age (37.7%), multiparous (39.6%), had abnormal nutritional status (32.1%), and were non-compliant with iron tablet consumption (34.0%). There was a relationship between maternal age (p-0.027), parity (p-0.046), nutritional status (p-0.021), and iron tablet consumption (p-0.038) with anemia in pregnant women at the Paal V Community Health Center in Jambi City in 2026. The study concludes that maternal age, parity, nutritional status, and iron (Fe) tablet consumption are factors influencing anemia among pregnant women at the Paal V Community Health Center in Jambi City in 2026. It is hoped that this research will serve as input and a basis for consideration in formulating health program policies, particularly those aimed at reducing the incidence of anemia among pregnant women.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30